Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 11:32 WIB

PKS: Sipol Jangan Dijadikan Syarat

Oleh : - | Kamis, 12 Oktober 2017 | 12:43 WIB
PKS: Sipol Jangan Dijadikan Syarat
Anggota Komisi II Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi II Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera setuju dengan usulan Bawaslu RI soal Sistem informasi partai politik atau Sipol.

"Pendapat Bawaslu benar. Dalam UU No 7 tahun 2017 yang baru disahkan, sudah jelas persyaratan pendaftaran parpol ke KPU," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (12/10/2017).

Sipol tidak perlu dijadikan syarat pendaftaran partai politik ke KPU. "Sipol bagus untuk databased tapi jangan dijadikan syarat," ungkapnya.

Sebelumnya, Bawaslu meminta KPU menimbang kembali Peraturan KPU (PKPU) tentang diwajibkannya Sipol dalam pendaftaran, penelitian administrasi dan verifikasi faktual partai politik peserta pemilihan umum tahun 2019. Bawaslu telah mengirim surat kepada KPU terkait hal tersebut.

"Bawaslu meminta Sipol tidak menjadi syarat wajib dalam pendaftaran, penelitian administrasi dan verifikasi faktual parpol peserta pemilu," kata anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin dalam acara Sosialisasi Pengawasan Tahapan Verifikasi Parpol di Hotel A One, Jakarta, Senin, 9 Oktober 2017.

Melalui peraturannya, KPU mewajibkan partai politik untuk melakukan pendaftaran peserta pemilihan umum 2019 melalui sipol. Partai peserta pemilu kemudian harus mencetak dokumen pendaftaran melalui sipol. Sejumlah partai politik mengeluhkan kewajiban menginput data melalui Sipol ini. Partai politik menilai sipol justru mempersulit proses pendaftaran karena sistemnya belum benar-benar siap.

Afif mengatakan Bawaslu akan terus mendorong proses pemilu 2019 yang memudahkan semua pihak. "Kami inginnya pemilu ini memudahkan, baik calon peserta pemilu atau pemilih," kata dia. [rok]

Komentar

 
x