Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 06:54 WIB

Risma Larang Putra Sulungnya Maju Nyaleg di 2019

Oleh : - | Rabu, 11 Oktober 2017 | 19:11 WIB
Risma Larang Putra Sulungnya Maju Nyaleg di 2019
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Suasana pendaftaran PDIP Kota Surabaya sebagai syarat keikutsertaan pada pemilu 2019 berbeda dengan 5 tahun sebelumnya.

Selain diwarnai arak-arakan para kader dan simpatisan, mereka juga menggunakan baju adat, dan menampilkan kesenian darah reog serta music patrol.

Disamping kemeriahan yang mengiringi proses pendaftaran, perhatian tertuju pada figur muda yang berbaur dengan ribuan kader berseragam merah.

Sosok tersebut adalah Fuad Benardi, Putra Sulung Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Mengenakan seragam partai, Fuad mengikuti proses pendaftaran mulai dari Kantor DPC PDIP di jalan Kapuas hingga KPU Surabaya.

Menanggapi bergabungnya Putra Risma sebagai kader partai, Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyatakan, bahwa yang bersangkutan merupakan figur yang potensial.

Ia menyebut, Fuad resmi bergabung dengan PDIP, dan memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota). Namun, pria yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya ini enggan menegaskan, jika masuknya putra Risma berkaitan dengan pencalonan anggota legislative pada pemulu 2019.

"Kalau Bu Risma sendiri malah inginnya, agar dia belajar politik dulu ," tegasnya di Kantor DPC PDIP Surabaya.

Whisnu mengakui, masuknya Fuad sebagai kader partai, bisa jadi menjadi salah satu vote getter pada pemilu mendatang.

Namun, ia optimis target perolehan kursi di DPRD Surabaya yang saat ini 15 kursi menjadi dua kali lipat, yakni 30 kursi karena kesiapan mesin partainya. "Prinsip kesolidan mesin partai teruji sejak Pilkada 2015," terangnya

Bukan hanya itu, Ia menyatakan, bahwa kader PDIP Surabaya mempunyai pengalaman dalam pemenangan, karena sebelumnya mendapat penugasan dari DPP PDIP untuk mengawal pilkada 2017 di seluruh Indonesia.

"Hanya di DKI kita kalah, yang lain, penugasan dari Surabaya berhasil memenangkannya," ungkap Pria yang akrab disapa Mas WS

Whisnu menambahkan, di Kota Surabaya memiliki banyak kader yang menjadi pendulang suara pada pemilu legislative yang berbarengan dengan pemilihan presiden nanti.

Disamping Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, juga terdapat nama Guruh Soekarnoputra. Pada beberapa kali pemilu legislatif, Putra Bung Karno tersebut berada di daerah pemilihan kota Surabaya-Sidoarjo.[beritajatim]

Komentar

 
x