Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:42 WIB

Pendaftaran SIPOL Buat PDIP Kerja Lembur

Oleh : - | Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:03 WIB
Pendaftaran SIPOL Buat PDIP Kerja Lembur
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Malang - Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) dianggap PDI Perjuangan Kabupaten Malang cukup menguras energi dan waktu.

Hal itu diungkapkan Seketaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari saat mempersiapkan semua berkas partai yang akan didaftarkan ke KPUD Kabupaten Malang, Rabu (11/10/2017) sore ini.

Menurut Untari pada awak media di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Jalan Raya Mojosari, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, secara keanggotaan kader PDIP di Kabupaten Malang yang harus diinput mencapai 15 ribu orang.

Jumlah itu lebih kecil dari total kader yang terdata sebanyak 300 ribu orang.
"Hanya saja untuk E-KTA baru sekian persen, Tidak semua, tapi dalam waktu dekat akan kita selesaian 150 ribu E-KTA sampai ke tingkat ranting dan anak ranting PDIP," tegas Untari yang juga menjabat Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang itu.

Saat ini, lanjut Untari, hampir 2 ribu E-KTA yang akan dimasukkan dalam SIPOL KPUD.

Hal itu sesuai syarat partai PDIP yakni sepersepuluh atau seribu lebih. "Kalau sudah seribu kan nggak masalah, karena partai kami mensyaratkan sepersepuluhnya," beber Untari.

Ia menjelaskan, metode verifikasi KPU tahun ini dianggap cukup ribet. "KPU terkesan ambil gampangnya saja, sehingga parpol harus meluangkan banyak waktu untuk entri data. Persiapan kita juga lebih panjang di internal, kalau dulu sebelum pakai E-tronik lebih muda. Tinggal difoto copy, lalu dicatat selesai, tapi sekarang entry data, berhari-hari sampai kita lembur untuk masuk ke data SIPOL KPU," urainya.

Dengan SIPOL, parpol terkendala jaringan langsung lemot dan macet jika seluruh parpol di Indonesia, sama-sama melakukan entri data.

"Harusnya kita diberi proses waktu agak panjang karena yang entri data se-Indonesia. Semalam kita sudah masuk, menurut kami bandwich sistem di KPU harus ditingkatkan. Biar nggak lemot dan mengganggu saat entri data dilakukan," paparnya.

Untari menambahkan, pendaftaran melalui SIPOL memakan waktu cukup panjang. Petugas KPU di kota/kabupaten se Indonesia yang cukup banyak, seharusnya juga dilibatkan untuk memperingan tugas parpol.

"Masak kita harus entri data sendiri, walaupun kami dengan saat ini sudah E-SIPOL dan E-Budgeting ya ndak apa-apa lah, toh kita punya tenaga banyak untuk membantu proses pendaftaran melalui SIPOL. Ini juga bagian dari pembelajaran," ucapnya.

Untari mengatakan, verifikasi dan pendaftaran PDIP Kabupaten Malang hari ini yang pertama dari seluruh parpol. PDIP melakukan pendaftaran secara serentak di seluruh Indonesia.

Sejumlah berkas yang akan didaftarkan ke KPUD untuk proses Pemilu 2019 mendatang diantaranya, berupa EKTP dan EKTA, SK pengurus ditingkat DPC dan PAC ditambah 50 persen SK seluruh PAC. Termasuk rekening partai dan surat keterangan domisili, menjadi bagian dalam berkas pendaftaran PDIP di Kabupaten Malang.

"Semua syarat sudah kita penuhi berdasarkan apa yang dibutuhkan KPU. Tinggal kami menata EKTA dan EKTP digandengan dengan nomer urut di SIPOL, totalnya hampir 2 ribu data, meskinya ada petugas KPU juga, tidak kami sendiri, tapi ini pembelajaran juga, tak masalah," kata Untari.[beritajatim]

Komentar

 
x