Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:47 WIB

Pilgub Jatim, La Nyalla Populer Versi Survei VPS

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 11 Oktober 2017 | 19:04 WIB
Pilgub Jatim, La Nyalla Populer Versi Survei VPS
La Nyalla Mataliti - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga survei Vox Populi Survey (VPS) menggelar survei jelang Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2018 mendatang. Survei ini dilakukan pada tokoh yang digadang-gadang ikut dalam konstelasi pilgub nanti.

Yakni, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mataliti, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul, Abdullah Azwar Anas, Nurwiyatno, dan Nurhayati Assegap.

"Hasilnya, elektabilitas tokoh bakal calon gubernur Jawa Timur La Nyalla menempati posisi teratas dengan angka sebesar 26,4 persen. Kemudian Tri Rismaharini 21,3 persen, Khofifah Indar Parawansa 20,1," kata Direktur Eksekutive VPS, Ahmad Fikri, Rabu (11/10/2017).

"Dan Syaiffulah Yusuf atau Gus Ipul sebagai petahana Wakil Gubernur JawaTimur hanya dipilih sebanyak 14,3 persen dan Abdullah Azwar Anas 3,2 persen, Nurwiyatno 2,1persen Dan Nurhayati Assegap 1,8 persen dan yang diam tidak menjawab sebanyak 10,8 persen," sambungnya.

Survei ini mengunakan metode multistage random sampling yang didasarkan pada jumlah populasi pemilih di Jawa Timur. Adapun tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,8 persen. Ahmad Fikri menjelaskan survei ini dilakukan dengan simulasi pertanyaan terbuka kepada 1.225 responden secara spontan dengan pertanyaan, siapa yang akan saudara pilih jika pemilihan gubernur dilakukan hari ini?

Selain itu, saat para responden ditanya soal siapakah tokoh yang bakal dipilih jika Pilgub diadakan bulan Juni 2018 nanti. Nama La Nyalla kembali menempati posisi teratas, yakni 29,4 persen.

Alasannya karena La Nyalla diangap memiliki segudang pengalaman, baik sebagai pengusaha dan kepemimpinannya di organisasi organisasi nirlaba seperti PSSI, KADIN, HIPMI dan berbagai ormas dan asosiasi.

Kemudian 22,1 persen respoden memilih Tri Rismaharini. Karena pengalamanya sebagai PNS, birokrat dan Walikota Surabaya. Lalu Khofifah 19,2 persen, dengan alasan dia memiliki kemampuan untuk meningkatkan kegiatan kegiatan sosial di masyarakat seperti rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan sosial, dan penanganan fakir miskin dan anak jalanan. Urutan ke empat ditempati Gus Ipul hanya peroleh 12,3 persen. Karena dinilai akan mampu meneruskan kepemimpinan Sukarwo.

"Sedangkan tiga tokoh lainnya seperti Abdullah Azwar Anas dipilih sebanyak 4,1 Persen, Nurwiyatno hanya dipilih sebanyak 2,1 Persen dan Nurhayati Assegaf 1,4 Persen dan sisanya tidak memilih sebanyak 9,4 persen," pungkasnya.[ivs].

Komentar

 
x