Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 12:43 WIB

Fahri Sarankan Ajak Anies-Sandi Bahas Reklamasi

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:33 WIB
Fahri Sarankan Ajak Anies-Sandi Bahas Reklamasi
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah - (Foto: Inilahcom/Didik S.)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengusulkan agar pemerintah pusat mengajak Gubernur Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno diberikan kesempatan untuk membahas reklamasi.

Pasalnya, Anies-Sandi baru akan menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta pada 16 Oktober mendatang. Sedang saat ini, DPRD DKI sudah mulai membahas kelanjutan peraturan tersebut.

"Ada baiknya Presiden bersabar sedikit untuk menunggu pelantikan gubernur dan wakil gubernur baru lalu panggil lah gubernur kan anak buahnya presiden juga. Panggil lah Pak Anies dan Sandi untuk silaturahim, panggil lah menteri terkait, duduklah baik-baik," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Fahri mengingatkan, persoalan reklamasi ini bukanlah urusan kecil bahkan sempat ada kasus suapnya yang diproses KPK. "Yah supaya tidak mendatangkan kecurigaan lebih lanjut tentang reklamasi karena pernah ada kasus di KPK lalu KPK menghentikannya," ungkapnya.

Menurutnya, ada dua teori yang bersingungan dalam pelaksanaan reklamasi. Pertama, pengembangan maritim sudah menjadi komitmen pemerintah jadi reklamasi dengan perspektif maritim dengan kajian yang tidak merugikan lingkungan, tidak merugikan manusia maka diperbolehkan.

"Tapi ini kan jelas ada kerugian lingkungan dan lainnya yang sudah muncul maka itu yang jadi masalah. Maka itu yang saya bilang, bicarakan dulu ini baik selesaikan dan datang dengan keyakinan yang mantap," tutur Fahri.

"Bagaimana dengan nasib orang yang digusur begitu saja, bagaimana nasib nelayan teluk Jakarta. itu semua harus diomongin dan masuk dalam opsi sehingga pejabat yang dapat mandat baru ini bisa meyakinkan masyarakat untuk menerima," sambungnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan tentang pencabutan penghentian sementara (moratorium) pembangunan 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Luhut menyebut pencabutan itu dilakukan sejak Kamis (5/10/2017).

Luhut mengaku telah mengirimkan surat itu ke Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat disebutnya menyampaikan ucapan terima kasih."Kan sudah saya kirimkan, Pak Gubernur bilang makasih," urai Luhut.

Komentar

 
x