Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 12:43 WIB

Mendagri Sepakat Pengedar Narkoba Dihukum Berat

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 11 Oktober 2017 | 13:12 WIB
Mendagri Sepakat Pengedar Narkoba Dihukum Berat
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo setuju dengan usulan Kepala BNN Budi Waseso agar hukuman kepada sipir yang terlibat peredarana narkoba diperberat.

Tak peduli sipir atau bukan, sepanajng terbukti mengedarkan narkoba di wilayah hukum Indonesia, maka sudah sepatutnya dihukum berat.

"Saya kira perlu (hukuman mati) sepanjang dia pemasok, siapapun yang mengederkan, misal saya atau rekan-rekan wartawan, warga negara asing yang masuk wilayah hukum di Indonesia," kata Tjahjo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Menururt Tjahjo, Indonesia sudah dalam keadaan darurat narkoba. Maka perlu ada hukuman yang setimpal agar membuat efek jera. Namun, ia mengingatkan bahwa hukuman pengedar dan pengguna harus dibedakan.

"Ini kan ada Undang-undangnya tentang narkoba sudah darurat. Saya kira benar pengguna harus dicek untuk direhabilitasi. Tapi kalau pengedar pemasok harus dihukum maksimal," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyebut banyaknya narapidana yang terlibat narkoba tak lepas dari terlibatnya oknum Lapas. Buwas ingin para oknum tersebut dihukum lebih berat dari narapidana.

"Mereka (oknum Lapas) adalah pengkhianat kepada institusi. Hukuman harusnya lebih berat dari narapidana," kata Buwas di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (10/10/2017).[ivs].

Komentar

 
x