Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 11:30 WIB

Jokowi Tanya Anak yang Ingin Jadi Presiden

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 11 Oktober 2017 | 09:50 WIB
Jokowi Tanya Anak yang Ingin Jadi Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyapa siswa-siswi SMP dan SMA yang hadir dalam kegiatan penyuluhan "Bahaya Narkoba, Pornografi dan Kekerasan di Kalangan Pelajar se-Jabodetabek" di Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2017) pagi.

Hal ini dilakukan Jokowi usai menyapa dan membagi-bagikan sepeda bagi anak-anak SD yang juga hadir dalam kegiatan ini di Hall C1 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Melalui sambutannya, Kepala Negara mengaku gembira dapat bertemu dengan para pelajar SMP dan SMA yang tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

"Kami senang pagi hari ini bertemu anak-anak yang wajahnya cerah-cerah semua. Saya ingn anak-anak betul-betul waspada dengan yang namanya narkoba. Hati-hati Indonesia membutuhkan sumber daya manusia terdepan. Saya titip anak-anak terus belajar, sembahyang dan jangan lupa berolahraga supaya badannya sehat," ujar Jokowi.

Setelah itu, Presiden RI kembali membagi-bagikan sepeda dengan mengajukan pertanyaan yang tak terduga. Ia meminta siswa atau siswi yang memiliki cita-cita menjadi presiden agar maju ke atas panggung.

"Ada yang kepingin jadi dokter? Youtuber ada enggak? Yang kepingin jadi vlogger ada enggak? Ada yang kepingin jadi menteri enggak? Ada yang kepingin jadi presiden enggak? Mana yang mau jadi presiden tunjuk jari. Silakan maju kedepan siapa yang mau jadi presiden," kata Kepala Negara.

Lalu seorang siswa SMA yang bernama Rian ditunjuk Jokowi maju ke atas panggung. Jokowi lalu meminta Rian untuk menyebutkan jenis-jenis narkoba yang diketahuinya.

"Rian dan anak-anak muda ini kan, harus mengerti bahaya narkoba. Ini agar terhindar dari bahaya narkoba. Bahaya baik kesehatan maupun merenggut nyawa kita. Sekarang sebutkan jenis-jenis narkoba yang harus kita hindari. Empat saja, katanya tadi mau jadi presiden," ujarnya.

Rian lalu menyebutkan empat jenis narkoba antara lain ganja, sabu, kokain dan heroin. Jokowi lalu berpesan agar jenis-jenis narkoba yang disebutkan Rian harus dihindari.

"Betul, ganja harus dihindari. Jangan ada ada coba-coba. Jangan juga ada yang coba-coba pakai sabu-sabu. Kokain lebih berbahaya lagi. Heroin ini juga lebih berbahaya, harus dihindari. Anak-anak harus tahu semua mana yang berbahaya dan sangat berbahaya sekali. Masa depan ada di pundak anak-anak semuanya," tuturnya.

Setelah itu, Jokowi menanyakan Rian soal kemantapannya memiliki cita-cita menjadi presiden dengan bertanya, "Benar kamu mau jadi presiden? Apa yang kamu siapkan?"

"Membangun Indonesia lebih baik lagi," jawab Rian spontan yang kembali disambut pertanyaan yang sama oleh Jokowi.

"Menyiapkan mental dan percaya diri Pak," jawab Rian.

"Enggak perlu belajar?" tanya Jokowi sambil tersenyum kepada remaja yang merupakan salah satu siswa SMA di Jakarta itu.

"Belajar juga," ucap Rian yang kemudian menerima hadiah sepeda dari Jokowi yang sempat dipamerkannya kepada seluruh hadirin di hadapan panggung.

Setelah itu, Jokowi meminta dua orang siswi yang bernama Fariha dan Fiki untuk maju ke atas panggung untuk melapalkan Pancasila lalu mendapatkan hadiah sepeda.

"Anak-anak semua, kita harus tahu dasar negara dan ideologi kita. Selain narkoba, hindari bullying mulai dari intimidasi fisik dan emosional. Kekerasan dalam bentuk apapun memberikan pengaruh buruk kepada teman kita. Stop bullying di sekolah dan di luar sekolah. Kita tak ingin lahirnya generasi berperilaku kasar. Kita ingin semua memiliki karakter sopan santun dan beradab. Terakhir, saya yakin anak-anaku menjadi generasi kuat, tangguh dan membawa negara ini menjadi besar dan mampu bersaing," paparnya. [rok]

Tags

Komentar

 
x