Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 15:10 WIB

Masuk Pengurus DPP Golkar

Eko Wiratmoko Minim Pengalaman di Politik Praktis

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 11 Oktober 2017 | 07:02 WIB
Eko Wiratmoko Minim Pengalaman di Politik Praktis
Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur POINT Indonesia, Karel Susetyo mengatakan penunjukan Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko sebagai Koordinator Bidang Polhukam DPP Partai Golkar menggantikan Yorrys Raweyai tentu sangat mendadak.

Namun menurut dia, hal itu bisa dimaklumi karena kehadiran Yorrys pada kepengurusan Setya Novanto sebagai ketua umum layaknya kerikil dalam sepatu yang sangat mengganggu gerak laju organisasi.

"Saya rasa sangat wajar kalau dia (Yorrys) dicopot," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (10/10/2017).

Ia mengatakan memang nama Eko yang merupakan mantan Sesmenko Polhukam ini tak pernah terdengar gaungnya dalam politik praktik, maka tentu pengalamannya sangat minim. Akan tetapi, ada yang menarik siapa yang merekomendasikan Eko sehingga bisa menggeser posisi Yorrys di kepengurusan Golkar.

"Kedekatannya dengan mantan Menko Polhukam Luhut Panjaitan tentu tak bisa dilepaskan dalam konstelasi masuknya Eko menggantikan Yorrys," jelas dia.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melakukan revitalisasi dan restrukturisasi komposisi dan personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar masa bakti 2014-2019.

Lewat surat dengan nomor KEP-252/DPP/Golkar//X/2017 nama Yorrys Raweyai yang sebelumnya menjabat Ketua Koordinator Bidang Polhukam, dalam surat tersebut digantikan Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko.

Surat ini ditandatangani langsung Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar dan Idrus Marham sebagai Sekjen Golkar pada 2 Oktober 2017. Sebanyak 300 kader yang ditetapkan Setya Novanto sebagai pengurus DPP Partai Golkar hasil revitalisasi partai.[ris]

Komentar

 
Embed Widget

x