Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:34 WIB

Kapolda Jabar Yakin Tak Ada Isu SARA di Pilkada

Oleh : - | Selasa, 10 Oktober 2017 | 15:33 WIB
Kapolda Jabar Yakin Tak Ada Isu SARA di Pilkada
Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Agung Budi Maryoto - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Semarang - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Agung Budi Maryoto optimistis tidak ada kelompok tertentu yang memainkan isu agama dalam pelaksanaan Pilkada Jabar 2018.

"Jawa Barat adalah masyarakat yang religius. Saya sudah keliling dari selatan ke utara, semua santun-santun. Insya Alla tidak ada isu-isu seperti itu (isu agama)," kata Irjen Agung di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2017).

Agung mengatakan pihaknya telah menyambangi sejumlah kabupaten dan kota di Jabar dan tidak menemukan pihak tidak bertanggung jawab yang hendak memainkan isu tersebut.

Pihaknya pun telah memetakan sejumlah potensi kerawanan di wilayahnya menjelang Pilkada 2018. Pertama, beredarnya informasi bohong di media sosial yang bisa memobilisasi massa.

Pihaknya pun telah membentuk tim patroli siber di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar untuk memberantas peredaran informasi bohong dan ujaran kebencian.

"Kalau ditemukan dan diindikasikan hate speech, bisa kami 'capture' dan lakukan langkah-langkah penyelidikan dan kalau alat bukti cukup, bisa ditingkatkan ke penyidikan dan dijerat Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," katanya.

Potensi kerawanan lainnya yakni adanya pasangan calon kepala daerah yang berstatus petahana.

Menurut dia, ini bisa menimbulkan potensi kerawanan karena calon petahana sering mengerahkan pegawai negeri sipil untuk melaksanakan kampanye di luar kedinasan.

Selanjutnya, potensi kerawanan bisa ditimbulkan dari kehadiran banyaknya ormas, buruh dan komunitas pengendara sepeda motor di Jabar.

Menurutnya, ketiga kelompok ini kerap dimanfaatkan oleh partai politik dalam pemenangan pilkada. Agung Budi Maryoto juga mengatakan sebanyak 21.337 personel polisi akan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian Pilkada Serentak pada 2018.

Jumlah tersebut akan ditambah dengan pengamanan dari TNI sebanyak 2.700 personel. "Ditambah dari Linmas," katanya.

Dalam Pilkada Serentak 2018 di Jawa Barat akan dilakukan satu pemilihan gubernur Jawa Barat, enam pemilihan walikota yakni Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Banjar dan Kota Bogor.

Selain itu, 10 pemilihan bupati di Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Ciamis.[tar]

Komentar

 
x