Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 06:59 WIB

Amunisi Senjata SAGL Polri Dipindah ke Mabes TNI

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 10 Oktober 2017 | 12:40 WIB
Amunisi Senjata SAGL Polri Dipindah ke Mabes TNI
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 5.932 butir amunisi Senjata Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) yang tertahan di kargo Bandara Soekarno Hatta sudah dipindahkan ke Mabes TNI.

"Semalem amunisi itu sudah dipindahkan ke Gudang Mabes TNI sesuai dengan katalog yakni 5.932 butir dalam 71 koli yang disertai katalog," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto, Selasa (10/10/2017).

Wuryanto mengatakan pemindahan ini sudah sesuai dengan kesepakatan hasil rapat koordinasi Menkopolhukam dengan berbagai instansi terkait. Ia menegaskan hanya amunisi saja yang dititipkan ke Mabes TNI, sedangkan untuk senjata SAGL sudah diambil Polri.

"Ini sesuai kesepakatan Rapat koordniasi kemarin ya. Senjatanya masih bisa digunakan polisi, senjata itu selain digunakan dengan peluru tajam, juga untuk granat asap dan gas air mata," katanya.

Seperti diketahui, Menkopolhukam Wiranto mengadakan rapat koordinasi di kantornya pada Jumat (6/10/2017). Dalam pertemuan tersebut hadir Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi.

Pertemuan tersebut membahas polemik senjata yang marak di perbincangan publik. Hasilnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merekomendasikan untuk mengeluarkan senjata SAGL beserta amunisinya yang dipesan Polri yang tertahan di kargo Unex Bandara Soekarno Hatta.

Namun, hanya senjata SAGL saja yang bisa diambil oleh polri. Untuk amunisinya akan dikandangkan di Mabes TNI, jika Polri membutuhkan, maka harus ijin terlebih dahulu ke TNI.

Korps Brimob Polri mengimpor SAGL kaliber 40x46 mm serta peluru amunisi 40 mm, 40x46 mm Round RLV-HEFJ dengan fragmentasi lontaran granat berdaya ledak tinggi sebanyak 5.932 butir. [ton]

Komentar

 
x