Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 15:10 WIB

Perombakan Pengurus Golkar Tunggu Dirilis Novanto

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 10 Oktober 2017 | 03:10 WIB
Perombakan Pengurus Golkar Tunggu Dirilis Novanto
Ketua DPP Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman mengatakan keputusan resmi revitalisasi kepengurusan partai berlambang pohon beringin masih menunggu dari Ketua Umum Setya Novanto yang mengumumkan nantinya.

"Kalau namanya siapa yang resmi, saya belum tahu dan tentunya ketua umum yang mengumumkan," kata Rambe kepada INILAHCOM, Senin (9/10/2017).

Anggota DPR RI ini menjelaskan kalau memang ada revitalisasi kepengurusan DPP Partai Golkar, itu merupakan mandat dari rapat pimpinan di Kalimantan Timur yakni perlu ketua umum mengambil langkah-langkah dalam rangka revitalisasi kepengurusan.

"Jadi ini bukan konvensi tapi pengakuan ketua umum yang dipilih langsung, dia mendapatkan mandat di Munas lantas dijabarkan di dalam rapat pimpinan. Rapat pimpinan itu satu tingkat setelah Munas dapat mengambil keputusan kecuali keputusan yang menyangkut kewenangan Munas," ujarnya.

Akan tetapi, kata Rambe, kalau menjabarkan dan memberikan kewenangan kepada ketua umum untuk melakukan revitalisasi itu adalah kewenangan yang diberikan oleh rapat pimpinan DPD 1 dan ormas yang punya hak bicara serta hak suara dalam rapat pimpinan beberapa bulan lalu.

"Ya resminya juga saya belum tahu. Ini saya bilang, itu harusnya setelah disampaikan oleh ketua umum baru disampaikan juga pikirannya ini. Karena itu mandat yang diserahkan kepada ketua umum," jelas dia.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melakukan revitalisasi dan restrukturisasi komposisi dan personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar masa bakti 2014-2019.

Lewat surat dengan nomor KEP-252/DPP/Golkar//X/2017 nama Yorrys Raweyai yang sebelumnya menjabat Ketua Koordinator Bidang Polhukam, dalam surat tersebut digantikan Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko.

Surat ini ditandatangani langsung Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar dan Idrus Marham sebagai Sekjen Golkar pada 2 Oktober 2017. Sebanyak 300 kader yang ditetapkan Setya Novanto sebagai pengurus DPP Partai Golkar hasil revitalisasi partai.[ris]

Komentar

 
Embed Widget

x