Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 06:54 WIB

Pengakuan Dwi Hartanto 'Pembohong' Gelar Doctor

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 10 Oktober 2017 | 02:11 WIB
Pengakuan Dwi Hartanto 'Pembohong' Gelar Doctor
Dwi Hartanto 'Pembohong' Gelar Doctor - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dwi Hartanto mahasiswa doktoral di Technisse Universiteit Delft Belanda mengakui selama ini berbohong terkait dengan klaim prestasinya yang mentereng di bidang kedirgantaraan.

Dia menuliskan klarifikasinya lewat surat yang ditanda tanganinya. Surat itu dipublikasi lewat Delf PPI pada Sabtu (7/10/2107) kemarin.

"Saya mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya pada semua pihak yang telah dirugikan atas tersebarnya informasi-informasi yang tidak benar terkait dengan pribadi, kompetensi, dan prestasi saya. Saya mengakui dengan jujur kesalahan/kekhilafan dan ketidakdewasaan saya, yang berakibat pada terjadinya//-ammg, distorsi informasi atau manipulasi fakta yang sesungguhnya secara luas yang melebih-lebihkan kompetensi dan prestasi saya. Saya sangat berharap bisa berkenan untuk dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya," tulis Dwi.

Dwi mengkui apa yang dilakukannya merupakan sebuah kesalahan besar. ia idak segera mengklarifikasi hal ini sebelum beredar luas di media. Dalam surat tertulisnya itu, Ia berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama nantinya.

"Tidak akan mengulangi kesalahan/perbuatan tidak terpuji ini lagi, Akan tetap berkarya dan berkiprah dalam bidang kompetensi saya yang sesungguhnya dalam sistem komputasi dengan integritas tinggi, Akan menolak untuk memenuhi pemberitaan dan undangan berbicara resmi yang di luar kompetensi saya sendiri, utamanya apabila saya dianggap seorang ahli satellite teclmology and rocket development, dan otak di balik pesawat tempur generasi keenam," lanjut Dwi.

"Klarifikasi ini saya sampaikan dan tanda tangani atas dasar kesadaran sepenuhnya dari diri saya tanpa paksaan maupun tekanan dari pihak manapun. Saya juga ucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat alumni dan mahasiswa TU Delft yang telah mengutamakan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan permasalahan ini, dan telah berperan aktif membantu memfasilitasi saya dalam melakukan klarifikasi," kata Dwi

Dwi sebelumnya mengklaim prestasi mentereng yang ia dapatkan hingga akhirnya KBRI Deen Haag memberikan penghargaan kepadanya. Namun, belakangan KBRI Den Haag mencabut penghargaan tersebut dan terkuat kebohongan Dwi selama ini.

Sebelum pencabutan itu, alumni dan PPI Den Haag melakukan investigasi atas klaim prestasi dari Dwi Hartanto. Dokumen yang ditemukan menepis seluruh klaim prestasi yang didapat Dwi, mulai dari fakta pertemuan dengan BJ Habibie, Latar belakang S1 hingga prestasi di bidang antariksa. [ton]

Komentar

 
x