Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 21:25 WIB

UKP-PIP: STAN Banyak Radikalisme, IPB Pusat HTI

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 9 Oktober 2017 | 18:31 WIB
UKP-PIP: STAN Banyak Radikalisme, IPB Pusat HTI
Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Maaruf Amin
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Maaruf Amin mengungkapkan sejumlah perguruan tinggi yang disinyalir sebagai tempat berkembangnya radikalisme.

"Saya menerima (informasi) STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) itu lembaga pendidikan pemerintah, di sana banyak radikalisme. IPB (Institut Pertanian Bogor) itu pusatnya HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). Ini harus dicegah," kata Maaruf dalam taushiyah kebangsaannya di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2017).

Dia mengharapkan agar kegiatan orientasi mahasiswa perlu menjadi media untuk meluruskan kembali pemikiran-pemikiran mahasiswa yang sudah terpapar ideologi radikal.

Tak hanya itu, penutupan sistem kaderisasi juga perlu dilakukan agar hal ini tak terus berkembang.

"Ospek itu harus untuk pencucian. Bahkan ada penceramah diusir. Ini luar biasa. UKP-PIP menerima data laporan perguruan tinggi mengalami penolakan-penolakan karena mereka sudah radikalis. Kalau tidak segera pengkaderannya diturup, ini bahaya," tuturnya.

Dia memastikan UKP-PIP bersama pemerintah akan berkordinasi dengan seluruh pihak untuk terus menanggulangi persoalan radikalisme di perguruan tinggi.

"Ini pemerintah seperti dalam sidang kemarin UKP-PIP mulai terungkap bahwa situasi seperti itu perlu langkah-langkah. Maka, saya minta UKP-PIP berkoordinasi dengan semua pihak dan memberikan usulan-usualan konkret penanggulangan radikalisme secara sisematis dan sampai akar-akarnya. Kalau tidak, ini tidak akan habis. Di perguruan tinggi bahayanya sudah terkena radikalisme," pungkasnya. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x