Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 05:29 WIB

Naik Bentley, Syahrini Digandeng Hotman

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 9 Oktober 2017 | 12:14 WIB
Naik Bentley, Syahrini Digandeng Hotman
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Artis Syahrini akhirnya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri di Gedung KKP, Jakarta, Senin (9/10/2017). Sedianya Syahrini akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan First Travel.

Ditemani pengacara kondang Hotman Paris, dia datang sekita pukul 11.53 WIB. Kali ini Syahrini naik mobil Bentley B 666 ANE. Mobil ini diduga milik Hotman.

Kepada wartawan, Hotman menyatakan bahwa Syahrini siap diperiksa penyidik Bareskrim Polri. Dia mengatakan bahwa kliennya menunaikan ibadah umrah tidak gratis, melainkan bayar.

"Kami datang untuk menerangkan bahwa Syahrini bukan umrah gratisan," kata Hotman di Gedung Bareskrim Polri.

Mengenakan baju berwarna hitam dan bawahan putih, dia terlihat digandeng oleh Hotman. Syahrini tidak memberikan keterangan sedikit pun pada awak media, mengenai materi pemeriksaannya hari ini. Hanya Hotman yang memberikan keterangan.

Selanjutnya Syahrini langsung masuk kedalam Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan. Syahrini pun hanya melemparkan senyuman kepada awak media.

Sebagaimana diberitakan, Syahrini beserta keluarnya disebut menghabiskan uang senilai Rp 1 miliar pada saat menunaikan ibadah umroh menggunakan biro jasa perjalanan umrah First Travel beberapa waktu lalu.

Uang itu diduga bukan berasal dari kantong pribadi Syahrini, melainkan sebagai jasa lantaran sudah meng-endorse Firt Travel dalam perjalanan umroh. Dengan demikian Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan kepada Syahrini beberapa waktu lalu.

"Syahrini kami panggil, dia berangkat umrah sama 11 orang keluarga itu menggunakan First Travel, jadi kami tanyakan keberangkatan itu dibiayai oleh siapa," kata Kasubdit V Dit Tipidum, Kombes Dwi Irianto di Bareskrim Polri Gedung KKP, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Menurut Dwi, munculnya angka senilai Rp 1 miliar itu didapat dari keterangan para tersangka saat diperiksa. Dari sana pihaknya melakukan pendalaman soal keterangan itu.

"Keterangan dari para tersanka bahwa mereka memberangkatkan Syahrini dan keluarganya," ujar dia. [rok]

Komentar

 
x