Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 16:35 WIB

Muncul Lafadz Allah di Langit Purwakarta

Dedi Berharap Tanda Kemuliaan

Oleh : Ivan Setyadi | Minggu, 8 Oktober 2017 | 22:13 WIB
Dedi Berharap Tanda Kemuliaan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ada peristiwa yang tidak biasa pada Sabtu malam lalu (07/10/2017) di Purwakarta, Jawa Barat. Muncul awan berbentuk lafadz Allah di langit sebelah timur Purwakarta.

Fenomena alam langka tersebut disaksikan warga Purwakarta sekitar pukul 20.30 WIB. Lafadz Allah di langit Purwakarta pun ramai diperbincangkan di media sosial.

Menanggapi fenomena alam di wilayah yang dipimpinnya, Bupati Dedi Mulyadi berharap fenomena tersebut merupakan pertanda kemuliaan dari Sang Pencipta.

"Insya Allah, semoga Allah SWT memberikan kemuliaan melalui tanda-tanda-Nya," kata Dedi melalui akun Facebook resmi "Kang Dedi Mulyadi", Minggu (8/10/2017).

Ketua DPD Golkar Jabar ini juga mengajak warganya memanfaatkan peristiwa ini sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah dengan bersyukur (tasyakur) serta tafakur dan tadabbur atau merenungkan dengan melihat kekuasaan Allah.

"Malam tadi, muncul fenomena langka di langit Purwakarta. Lafdzul Jalaalah ( ) terlukis di bawah terang sinar rembulan. Sudah seharusnya momen ini membuat kita menegaskan sikap Tasyakur, membangun hubungan timbal balik kepada pemberi nikmat dalam hakikat yakni Allah SWT," ungkap Dedi melalui akun Facebooknya.

Timbal balik tersebut menurut Dedi harus dibangun dengan alam. Saat kaki manusia menginjak bumi maka manusia juga harus merawat bumi. Saat pohon memberi manfaat kepada manusia, maka manusia juga berkewajiban untuk merawat pohon.

"Untuk bisa bertasyakur, Arasy berpikir kita tentu saja harus dipenuhi Tafakur bahwa seluruh alam ini diciptakan oleh Dzat Maha Agung yakni Allah SWT. Keberadaan kita karena keberadaan-NYA." tutur Dedi.

Setelah 'Tasyakur' dan 'Tafakur' terpenuhi maka dikatakan oleh Dedi akan muncul sifat'Tadabbur' menarik makna terdalam dari seluruh aktivitas yang dilakukan oleh manusia.

"Betapa hidup ini tidak bisa kita jalani sendiri. Kita membutuhkan kekuatan dari Allah SWT dan energi dari alam semesta." pungkasnya. [ind]

Komentar

 
x