Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 18:59 WIB

Kebijakan Bebas Visa Harus Selektif

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Minggu, 8 Oktober 2017 | 14:00 WIB
Kebijakan Bebas Visa Harus Selektif
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, Moh Nizar Zahro - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, Moh Nizar Zahro mengatakan kebijakan bebas visa harus diatur secara ketat dan selektif tidak boleh ada obral visa gratis hanya untuk menarik wisatawan asing.

"Indonesia harus percaya diri bahwa Indonesia memiliki pesona wisata dan kelayaan alam yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kelebihan itulah yang harus ditonjolkan untuk menarik wisatawan asing, bukan obral visa," kata Nizar di Jakarta, Minggu (8/10/2017).

Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra ini menjelaskan pemerintah harus memiliki kreatifitas dalam mengemas kekayaan alam yang dimiliki Indonesia menjadi destinasi yang diimpikan oleh orang-orang asing, sehingga tidak mengambil jalan pintas membebaskan visa bagi warga negara asing.

"Kebijakan bebas visa hanya jalan pintas yang mencerminkan keengganan bersusah-payah," ujarnya.

Menurut dia, negara yang patut dicontoh itu Amerika Serikat, China dan Jepang yang tetap memberlakukan visa. Meskipun demikian, orang sedunia tetap ingin berbondong-bondong pergi ke negara-negara tersebut.

Untuk itu, Nizar mengatakan saran untuk pemerintah jika ingin wisatawan asing meningkat, investor asing berdatangan, kemaslah keunggulan Indonesia seindah mungkin agar orang-orang asing tetap ingin berbondong-bondong ke Indonesia meskipun diperlakukan visa yang ketat.

"Pemberlakuan bebas akan lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Presiden Jokowi harus ingat bahwa Dr. Azhari bukan lah warga Indonesia, tetapi bisa leluasa mengkader anak-anak muda Indonesia untuk menjadi teroris," jelas dia.[ris]

Tags

Komentar

 
x