Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 02:02 WIB

BNN Kalsel Rehabilitasi 1800 Pengguna Narkoba

Oleh : - | Sabtu, 7 Oktober 2017 | 23:00 WIB
BNN Kalsel Rehabilitasi 1800 Pengguna Narkoba
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Banjarmasin - Peredaran narkoba di Kalimantan Selatan dilaporkan terus meningkat disebabkan banyaknya permintaan dari pengguna dan pengedarnya.

Badan Narkotika Nasional provinsi setempat pun memastikan terus menekan tingkat peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang yang cukup tinggi di wilayah tersebut.

"Tingginya peredaran narkoba di Kalsel terkait dengan besarnya permintaan pengguna dan pengedar, sehingga Kalsel dijadikan sasaran," kata Kepala BNNP Kalsel Brigjen Marsauli Siregar di Banjarmasin, Sabtu (7/10/2017).

Ia mengungkapkan, para bandar besar pun disinyalir berusaha memasok sebanyak-banyaknya narkoba ke provinsi tersebut guna memenuhi tingginya permintaan barang haram itu.

"BNNP Kalimantan Selatan, berusaha keras menekan permintaan Narkoba agar bisa memutus mata rantai suplai pemasok dan permintaan," ujarnya.

Marsauli pun mengakui pengguna narkoba di daerahnya cukup tinggi, sehingga menjadi peluang para bandar untuk terus berupaya memasoknya dengan berbagai cara.

"Data terakhir penyalahguna Narkoba di Kalsel mencapai 55.000 orang dan mereka ini harus diobati agar sembuh dan tidak lagi mencari Narkoba untuk memenuhi ketergantungannya," ungkapnya.

Hingga sejauh ini, lanjutnya, BNNP Kalsel sudah merehabilitasi sebanyak 1.800 orang, baik yang menjalani rawat inap di rumah sakit atau panti rehabilitasi maupun pengobatan rawat jalan secara berkala.

"Diharapkan, program rehabilitasi berhasil memutus mata rantai suplai dan demand dengan dibarengi bidang pencegahan lainnya, seperti sosialisasi anti narkoba," tandasnya. [rym]

Tags

Komentar

 
x