Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:46 WIB

Pedagang Kasur Ditemukan Tewas Membusuk di Tokonya

Oleh : - | Sabtu, 7 Oktober 2017 | 21:30 WIB
Pedagang Kasur Ditemukan Tewas Membusuk di Tokonya
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Warga Dusun Babatan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang digegerkan dengan penemuan mayat dalam keadaan membusuk di sebuah toko, Sabtu (7/10/2017).

Adapun jenazah tersebut diketahui merupakan seorang pedagang kasur yang tewas tokonya. Pedagang kasur itu diketahui bernama Jamaludin (45), warga Dusun Parimono, Desa Jombatan, Jombang Kota.

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh Sriyadi (56), warga Babatan yang rumahnya diketahui berada di belakang toko milik Jamaludin.

Saat itu, dia yang tengah berada di dekat toko milik Jamaludin mencurigai adanya aroma busuk yang cukup menyengat di toko Jamaludin.

Saksi lantas mencari sumber bau tadi. Ketika melongok lewat ventilasi toko kasur milik korban, Sriyadi melihat Jamaludin dalam kondisi tertelungkup di lantai dekat tempat tidur.

Ia mengungkapkan, jenazah Jamaludin ditemukan terkapar dalam keadaan masih mengenakan sarung dan baju.

"Saya terakhir bertemu dengan korban seminggu lalu," kata Sriyadi saat ditemui di lokasi.

Selama belasan tahun, lanjutnya, lelaki yang hidup sendirian ini membuka toko kasur, bantal serta menerima jahitan di Dusun Babatan.

Sehari-hari, Jamaludin kerap menginap di tokonya. Temuan yang menggemparkan itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat.

Petugas Polsek Peterongan bersama petugas identifikasi Polres Jombang yang datang ke lokasi langsung membuka paksa pintu toko kasur tersebut.

Kapolsek Peterongan, AKP Mintarto memastikan mengusut kasus ini dan menelusuri penyebab tewasnya korban bersama tim dari Polres Jombang.

Pemeriksaan saksi di sekitar lokasi kejadian pun telah dilakukan aparat. Jenazah Jamaludin saat ini telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi. Namun demikian, kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Masih menunggu hasil visum," tandas Mintarto. [berita jatim]

Komentar

 
x