Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 20:16 WIB

Soal Tim 11 Yang Atur Proyek, Ini Kata Bupati Rita

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 6 Oktober 2017 | 22:21 WIB
Soal Tim 11 Yang Atur Proyek, Ini Kata Bupati Rita
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari membantah keberadaan Tim 11. Berdasarkan informasi Tim 11 yang dipimpin Khairudin disebut sebagai kelompok di lingkaran dekat Rita yang terdiri dari 11 orang dengan beragam latar belakang.

Tim ini disebut sebagai pihak yang mengatur proyek besar dan kebijakan perizinan di wilayah Kukar. Tim 11 ini disebut dipimpin Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin yang juga telah menyandang status tersangka kasus dugaan gratifikasi.

"(Tim 11) Itu isu saja. Saya sudah jelaskan ke atas (penyidik) tadi. Saya tidak mengerti yang mana namanya tim 11. Itu isu saja yang dibuat-buat," kata Rita saat akan masuk mobil tahanan KPK, Jumat (6/10/2017) malam.

Rita mengaku sudah menjelaskan mengenai tim 11 ini kepada penyidik KPK. Rita juga membantah tuduhan KPK atas kasus yang disangkakan kepadanya.

"Saya tidak merasa bersalah dengan dua hal yang dituduhkan KPK, tapi proses ini harus saya lewati, bahwa kalau diperiksa, harus ditahan," bebernya.

Rita pun siap melakukan perlawanan atas tuduhan tersebut. Rita ditahan di Rutan Klas I Cipinang cabang Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, Jakarta.

Dalam kasus dugaan gratifikasi, Rita bersama Khairudin diduga menerima hadiah terkait dengan jabatannya sebagai bupati. Setidaknya, Rita menerima gratifikasi sebesar USD 775 ribu atau sekitar Rp6,97 miliar yang diduga berkaitan dengan sejumlah proyek selama menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara.

Sementara, dalam kasus dugaan suap, Rita diduga menerima suap senilai Rp 6 miliar dari Hery Susanto Gun alias Abun selaku Dirut PT Sawit Golden Prima selama periode Juli dan Agustus 2010 lalu.

Suap ini diduga untuk memuluskan perizinan lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan sawit di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman kepada PT Sawit Golden Prima.[jat]

Komentar

 
x