Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:41 WIB

KPK Tak Pusingkan Ancaman Kuasa Hukum Novanto

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 6 Oktober 2017 | 22:36 WIB
KPK Tak Pusingkan Ancaman Kuasa Hukum Novanto
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - KPK mengaku tak ambil pusing dengan ancaman Kuasa Hukum Setya Novanto yang bakal melaporkan pimpinan KPK jika mengeluarkan kembali surat perintah penyidikan (sprindik) untuk kliennya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pihaknya akan terus bekerja menangani kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"Silakan saja pihak-pihak lain berkomentar atau melakukan tindakan-tindakan. Yang pasti KPK akan melakukan upaya-upaya dan tindakan-tindakan dalam penanganan kasus e-KTP ini, yang sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Sejauh ini, kata Febri, pihaknya masih membahas status Novanto setelah penetapan tersangka dianggap tidak sah oleh hakim tunggal praperadilan Cepi Iskandar.

"Yang pasti sekarang kami sedang secara serius mencermati fakta-fakta persidangan di praperadilan itu. Dan melihat bagaimana tindakan yang tepat dan sah sesuai hukum dalam penanganan kasus e-KTP," tuturnya.

Salah satu hal yang dicermati, jelas Febri, adalah soal putusan hakim yang menyebut alat bukti dari tersangka sebelumnya tak bisa digunakan untuk Novanto.

Padahal, Febri menjelaskan, dalam amar putusan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta untuk terdakwa dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, barang bukti tersebut digunakan untuk keperluan perkara lain.

"Ditegaskan lebih dari 6000 barbuk yang ada di sana digunakan seluruhnya untuk perkara lain. Ini menjadi concern dan perhatian kami juga," ujarnya.

Sebelumnya kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengancam bakal melaporkan pimpinan lembaga antirasuah jika mengeluarkan kembali surat perintah penyidikan (sprindik) untuk kliennya. [ton]

Komentar

 
x