Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:31 WIB

Bupati Kukar Langsung Ditahan KPK Usai Pemeriksaan

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 6 Oktober 2017 | 21:20 WIB
Bupati Kukar Langsung Ditahan KPK Usai Pemeriksaan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari akhirnya merasakan 'Jumat Keramat' Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Usai menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka, Rita langsung dipakaikan rompi oranye bertuliskan Tahanan KPK dan digiring menggunakan mobil tahanan.

"RIW akan ditahan di Cabang Rutan KPK di kavling K4," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (6/10/2017).

Rita bakal menempati rutan KPK yang baru diresmikan tadi pagi pengoperasiannya. Rita keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 20.50 WIB lengkap dengan rompi tahanan.

Tak hanya Rita, Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin (KHR) nuga tak bisa pulang usai diperiksa."Yang bersangkutan ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Keduanya ditahan 20 hari pertama," terang Febri.

Khairudin diketahui merupakan ketua Tim 11 yang menggarap berbagai macam proyek di Kukar.

Bupati Kukar Rita ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi. Dalam kasus suap, Rita diduga menerima uang sejumlah Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima (SGP) Hari Susanto Gun (HSG).

Uang suap tersebut diterima Rita berkaitan dengan pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma Perkebunan Kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman kepada PT SGP.

Sedangkan dalam kasus gratifikasi, Ritamenerima sejumlah sejumlah US$ 775 ribu atau setara Rp6,9 miliar. Penerimaan uang tersebut diterima Rita bersama dengan Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin (KHR).

Penerimaan gratifikasi tersebut terkait sejumlah proyek di Kutai Kartanegara selama Rita menjabat sebagai Bupati Kukar.[jat]

Komentar

 
x