Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 03:42 WIB

Menkopolhukam Bentuk Pokja untuk Kaji soal Senpi

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 6 Oktober 2017 | 20:32 WIB
Menkopolhukam Bentuk Pokja untuk Kaji soal Senpi
Menkopolhukam Wiranto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polemik pengadaan senjata membuat Menkopolhukam Wiranto membentuk Pokja (Kelompok Kerja). Polri menyebut pembentukan Pokja tersebut untuk mengkaji kembali regulasi tentang senjata api.

"Nanti akan dikaji ulang soal pengadaan SAGL ini. Tadi pagi Menkopolhukam sudah bilang akan dibentuk Pokja," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Setyo mengatakan pembelian senjata jenis pelontar granat atau SAGL beserta amunisi peluru tabur atau kejut ini bukan pertama kali. Pada 2016 lalu Polri juga pernah membeli senjata tersebut.

"Pernah kan dulu 2016. Enggak (enggak ada masalah), nanti biar Pokja yang mengatur lagi," ujar Setyo.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan bahwa hak penggunaan senjata untuk anggota Polri telah dijamin dalam konferensi PBB di Havana, Cuba pada tahun 1980.

"Sudah dilindungi dasar hukumnya saat konferensi PBB A basic principal on the use oof force enfire arms by low Enforcement official adopted by at united nations congress on preventions of crime of treatmen defenders," jelasnya.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto dalam konferensi pers usai Rapat koordinasi dengan Panglima TNI, Kapolri, KaBIN, Menhan, dan Bea Cukai di kantornya pagi tadi mengatakan akan membentuk Pokja (Kelompok Kerja) untuk mengatur regulasi terkait senjata api. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x