Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 01:53 WIB

Umroh Syahrini Diduga Dibiayai First Travel Rp1 M

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 6 Oktober 2017 | 18:18 WIB
Umroh Syahrini Diduga Dibiayai First Travel Rp1 M
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Syahrini beserta keluarganya disebut menghabiskan uang senilai Rp1 miliar saat menunaikan ibadah umroh menggunakan biro jasa perjalanan umrah First Travel beberapa waktu lalu.

Uang itu diduga bukan berasal dari kantong pribadi Syahrini, melainkan sebagai jasa lantaran sudah meng-endorse Firt Travel dalam perjalanan umroh. Dengan demikian Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan kepada Syahrini beberapa waktu lalu.

"Syahrini kami panggil, dia berangkat umrah sama 11 orang keluarga itu menggunakan First Travel, jadi kami tanyakan keberangkatan itu dibiayai oleh siapa," kata Kasubdit V Dit Tipidum, Kombes Dwi Irianto di Bareskrim Polri Gedung KKP, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Menurut Dwi, munculnya angka senilai Rp1 miliar itu didapat dari keterangan para tersangka saat diperiksa. Dari sana pihaknya melakukan pendalaman soal keterangan itu.

"Keterangan dari para tersanka bahwa mereka memberangkatkan Syahrini dan keluarganya," ujar dia.

Demikian juga untuk artis Vicky Shu, kata dia, juga diendorse Firs Travel. Berbeda dengan Syahrini, uang yang diberikan hanya senilai ratusan juta. "Vicky Shu itu Rp108 juta," kata dia.

Syahrini dan Vicky Shu diketahui sudah diperiksa. Keduanya tegas membantah diendorse oleh Firs Travel. Syahrini mengaku bekerja sama dengan First Travel. Sedangkan Vicky mengaku menggunakan uang pribadinya saat menunaikan ibadah umrah.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Andika Hasibuan, dan istrinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan dan adiknya Kiki Hasibuan sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana milik jamaah umroh.

Sebanyak 58 ribu jamaah yang gagal berangkat. Beberapa di antara mereka ingin agar uangnya kembali dan segara dapat melaksanakan umroh melalui biro perjalanan lainnya. Namun tidak sedikit dari mereka yang tetap ingin pertanggungjawaban First Travel.[jat]

Komentar

 
x