Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 02:08 WIB

Polri akan Ikuti Aturan Menko Polhukam Soal Senpi

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Jumat, 6 Oktober 2017 | 16:08 WIB
Polri akan Ikuti Aturan Menko Polhukam Soal Senpi
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mabes Polri mengaku akan mengikuti aturan dari Menko Polhukam Wiranto soal polemik terkait pengadaan senjata. Kesepakatan in diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan beberapa lembaga di Kemenko Polhukam pagi tadi.

"Kami Ikuti aturan dari Menko Polhukam ya," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Setyo mengatakan ada tiga poin penting yang dihasilkan dari hasil rapat. Poin pertama yakni terkait regulasi senjata yang akan dibenahi dan poin kedua akan dibentuk pokja yang dikomandoi Menko Polhukam.

"Dari hasil rapat tadi saya melihat ada tiga poin ya. Pertama mengenai Regulasi senjata yang tumpang tindih sejak 1948 sampai sekarang, Kedua yakni pembentukan Pokja (kelompol kerja) untuk mengatur senjata api ini yang akan dikomandoi Menko Polhukam," katanya.

Setyo menambahkan poin ketiga yang dihasilkan dalam rapat tersebut yakni terkait senjata Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) pesanan Polri yang sempat tertahan di kargo Bandara Soekarno Hatta harus disertai rekomendasi dari Mabes TNI.

"Ketiga ini terkait dengan SAGL ya, Mabes TNI akan segera mengeluarkan rekomendasi namun dengan catatan. Jadi amunisi tajam yang dimaksud itu amunisi yang berisi butiran logam-logam kecil atau peluru tabur akan dititipkan di Mabes TNI. Jika Polri membutuhkan nanti bisa digunakan dengan mekanisme yang diatur," jelasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengadakan rapat koordinasi Jumat (6/10) pagi terkait polemik senjata di kantornya. Hadir dalam rapat tersebut Kapolri Jendral Tito Karnavian, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Menhan Ryamizard Ryacudu, Kepala Badan Intelejen Strategis (BAIS) Mayjen Hartomo, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, Kepala Brimob Irjen Murad Ismail dan Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi.[jat]

Tags

Komentar

 
x