Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:31 WIB

Tanggapan MA Soal Kritikan ke Hakim Cepi

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 6 Oktober 2017 | 15:56 WIB
Tanggapan MA Soal Kritikan ke Hakim Cepi
Hakim tunggal Cepi Iskandar - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Putusan Hakim tunggal Cepi Iskandar yang mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupso e-KTP menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat dan media sosial.

Bahkan, banyak komentar miring soal putusan tersebut. Buntutnya dari amar putusan itu, Hakim Cepi dilaporkan ke Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA) karena ada sejumlah kejanggalan dalam penanganan gugatan itu.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah tidak ambil pusing terkait berbagai komentar dari masyarakat pada putusan itu kepada hakim Cepi. Sebab, kata dia, tanggapan itu adalah bagian dari hak asasi masyarakat.

"Mahkamah Agung juga memahami berbagai komentar masyarakat kepada hakim memeriksa perkar, karena hal tersebut merupakan hak asasi manusia. Sepanjang disampaikan dengan cara yang benar," kata Abdullah di kantornya, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Menurut Abdullah, saat ini pihaknya tengah berusaha membangun opini publik agar dalam menyampaikan pendapat disertai dengan data dan fakta, dengan tidak menyudutkan satu pihak.

"Dengan tetap menghargai dan menghormati pendapat masyarakat tanpa harus menyalahkan pihak lain," kata dia.

Novanto sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP oleh KPK pada 17 Juli 2017 lalu. Novanto keberatan dan mengajukan gugatan praperadilan atas status tersangka di KPK.

Gugatan itu dimenangkan oleh Novanto. Hakim tunggal Cepi Iskandar menyatakan penetapan Novanto sebagai tersangka di KPK tidak sah lantaran tidak mengikuti prosedur.

Penetapan tersangka Novanto oleh KPK sudah dilakukan di awal penyidikan. Padahal, menurut hakim, harusnya penetapan tersangka dilakukan di akhir tahap penyidikan suatu perkara.[jat]

Komentar

 
x