Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 02:00 WIB

Kasus Pelindo II, KPK Masih Hitung Kerugian Negara

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 5 Oktober 2017 | 20:11 WIB
Kasus Pelindo II, KPK Masih Hitung Kerugian Negara
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - KPK masih menghitung total kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II yang menjerat RJ Lino.

"Secara paralel, proses penghitungan kerugian negara masih berlangsung," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (5/10/2017).

KPK juga masih berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk membantu menghitung total kerugian negara tersebut.

"Selain BPKB, penghitungan juga melibatkan para ahli di bidang teknik yang relevan dengan proyek QCC tersebut," ungkapnya.

Kasus korupsi pengadaan QCC ini diketahui mandek hingga satu tahun lebih. Sampai sekarang sekitar 60 saksi telah diperiksa, yang terdiri dari unsur pejabat dan staf Pelindo II, pejabat Kementerian BUMN dan swasta.

Terkait dengan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Oprasional dan Teknik PT Pelindo II Ferialdy Noerlan hari ini di Gedung KPK, Febri menjelaskan penyidik masih mendalami proses dan mekanisme pengadaan proyek tersebut.

RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan tiga unit QCCsaaf menjadi Dirut Pelindo. RJ Lino memerintahkan penunjukan langsung terhadap perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery sebagai pelaksana proyek pengadaan tersebut.

Mantan Dirut Pelindo II itu terakhir diperiksa penyidik sebagai tersangka pada 5 Februari 2016 lalu. RJ Lino usai diperiksa tak ditahan dan masih melenggang bebas hingga saat ini. [rok]

Tags

Komentar

 
x