Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 05:39 WIB

Maruarar Doakan Parpol Pendukung Jokowi Naik Terus

Oleh : Ajat M Fajar | Kamis, 5 Oktober 2017 | 18:39 WIB
Maruarar Doakan Parpol Pendukung Jokowi Naik Terus
Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait berharap partai pendukung Jokowi-Jusuf Kalla (JK) bisa terus mendapatkan kepercayaan rakyat.

"Saya mendoakan semua partai pendukung Jokowi juga bisa naik terus suaranya," kata Maruarar saat menjadi narasumber dalam rilis hasil survei Saiful Mujani Research Institute (SMRC) dengan tema 'Kecenderungan Dukungan Politik Tiga Tahun Presiden Jokowi', di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

Dia berharap juga seluruh parpol pendukung Jokowi-JK bisa solid dan bisa bekerja sama hingga akhir kepemimpinan nanti.

"Jangan sampai nanti pendukung Jokowi ada evaluasi soal dukungan ini, hehehe," kata Maruarar, sambil tertawa.

Berdasarkan survei SMRC, elektabilitas partai politik tertinggi masih berada di tangan PDI Perjuangan sebesar 27,1 persen; Golkar 11,4 persen; Gerindra 10,2 persen; Demokrat 6,9 persen; PKB 5,5 persen; PKS 4,4 persen; PPP 4,3 persen; PAN 3,6 persen; Nasdem 2,4 persen; Perindo 2 persen; Hanura 1,3 persen

Direktur Eksekutif SMRC, Djayadi Hanan menjelaskan, survei ini dilakukan 3-10 September 2017 dengan 1.057 responden di seluruh Indonesia yang mempunyai hak pilih. Responden dipilih secara random dengan Margin of error 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Ada beberapa kemungkinan mengapa partai pendukung tidak dapat berkah elektoral dari naikknya elektabilitas Jokowi. Pertama, mungkin karena ada persoalan di internal, kedua karena belum bisa mengkapitalisasi dukungan pada Jokowi," ungkapnya.

Selain itu, dalam survei SMRC ini juga melihat elektabilitas beberapa tokoh yang potensial menjadi calon presiden (capres) 2019 nanti.

Berdasarkan hasil survei SMRC, elektabilitas Jokowi masih tinggi dengan 38,9 persen. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto merosot hingga 12 persen dan SBY 1,6 persen.

Sementara elektabilitas kandidat lain berada di bawah 1 persen karena belum kompetitif. Mereka adalah Anies Baswedan (0,9 persen), Ahok (0,8 persen), JK (0,8 persen), Hary Tanoe (0,6 perseb), Surya Paloh (0,3 persen), AHY (0,3%), Ridwan Kamil (0,3 persen), Gatot Nurmantyo (0,3%) dan lainnya.

"Artinya dari pendukung Jokowi, hanya PDIP yang merasakan dampak positif," demikian Djayadi.[jat]

Komentar

 
x