Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 02:09 WIB

2 Budak Narkoba Dibekuk Polres Gresik

Oleh : - | Kamis, 5 Oktober 2017 | 18:21 WIB
2 Budak Narkoba Dibekuk Polres Gresik
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Gresik - Dua budak narkoba yang terdiri kurir dan pengedar dibekuk anggota Satnarkoba Polres Gresik. Kedua pelaku itu adalah Suhadi (39) warga asal Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, Lamongan, dan Ahmad Wildan Maulana Faldiansyah alias Anca (18) warga asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Gresik.

Penangkapan kedua budak narkoba itu di tempat yang berbeda. Polisi pertama kali menangkap Wildan pada 2 Oktober 2017. Beberapa jam kemudian, Suhadi ditangkap di tempat tinggalnya.

Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Chotib Widiyanto menuturkan, penangkapan kedua budak narkoba itu berawal saat anggotanya mengamankan Wildan yang hendak mengantar pesanan sabu 0,15 gram atas perintah Suhadi. Namun, sebelum benda haram itu diedarkan sudah tercium oleh polisi.

"Paket sabu yang hendak dikirim disimpan di dalam bungkus rokok," tuturnya, Kamis (5/10/2017).

Usai menangkap Wildan lanjut Chotib, anggotanya bergegas meluncur ke rumah Suhadi. Dari hasil penggerebekan itu berhasil menangkap pelaku dan 4 paket sabu dengan berat masing-masing 0,33 gram, 0,15 gram, 0,13 gram dan 0,12 gram, satu set alat penghisap sabu, satu pipet kaca, sebuah gunting, 3 buah skrop dari sedotan plastik, satu bandel plastik kecil (pembungkus sabu) serta satu buah ponsel.

"Barang bukti yang ditemukan di rumah Suhadi tersebut, diduga kuat dia Suhadi sebagai pengedar sabu. Atas terungkapnya kasus ini kami menjeratnya dengan pasal 114 junto pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika golongan satu," ujarnya.

Diakui Chotib, kasus narkoba di wilayah hukum Gresik cukup meningkat. Hal ini karena Gresik merupakan daerah penyangga kota besar, yaitu Surabaya. Sehingga, banyak barang narkoba diedarkan di daerah ini meski dengan porsi kecil-kecil.

"Barang narkoba yang diedarkan umumnya berasal dari Surabaya, setelah itu diedarkan ke Gresik," tandasnya. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
x