Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:45 WIB

Harus Ada Pengawasan Soal Penggunaan Senpi Anggota

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Senin, 2 Oktober 2017 | 19:22 WIB
Harus Ada Pengawasan Soal Penggunaan Senpi Anggota
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mabes Polri menyesalkan insiden penembakan warga sipil oleh anggotanya. Untuk itu, Polri meminta kepada Kapolda lebih mengawasi anggotanya yang menggunakan senjata api.

"Secara normatif, Kepala kesatuan harus meningkatkan pengawasan dalam penggunaan senjata oleh anggotanya," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Dia menjelaskan dalam penggunaan senjata api, para anggota harus lebih dulu memahami tiga unsur sebagai salah satu syarat yakni mampu membawa, mampu menggunakan dan mampu menyimpan.

"Penggunaan senjata api itu ada SOP nya, ada 3M yakni mampu membawa, mampu menggunakan, dan mampu menyimpan. Kalau salah satu itu tidak terpenuhi maka tidak layak anggota menggunakannya," katanya.

Saat ini anggota yang menembak salah sasaran ke warga sipil dan anggota TNI telah ditarik senjatanya dan kini sedang diproses oleh Propam setempat.

"Kalau emang lalai akan diproses lanjut, bisa secara etika atau pidana. Sudahlah pasti (senjata ditarik)," jelasnya.

Seperti diketahui, Prajurit TNI Praka Sudirman terkena tembak senjata jenis Airsoft Gun oleh anggota Dalmas Polres Jakarta Pusat, Bripda Fadli Riyan Farid, saat apel di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, sekira pukul 08.50 WIB.

"Pada saat Praka Sudirman sedang berbincang-bincang dengan rekan-rekannya dari arah depan sekitar 25 meter, ada anggota Sabhara dari Polres Jakarta Pusat yang sedang duduk-dukuk. Salah seorang di antaranya mengarahkan senjata jenis pistol softgun ke arah Praka Sudirman dan mengenai bagian perutnya," kata Wakil Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Supadmo, Jumat (29/9/2107).

Selain itu, di Bandung pada Minggu (1/10) dini hari itu, satu tim dari unit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku penganiayaan yang laporan polisinya sudah masuk ke Polsek Bojongloa Kidul.

Namun saat hendak menangkap, terjadi keributan hingga akhirnya senjata milik anggota meletus dan mengenai Agus yang bekerja sebagai driver ojek online.[jat]

Tags

Komentar

 
x