Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:43 WIB

Malang Akui Masih Kekurangan Stok Blanko e-KTP

Oleh : - | Senin, 2 Oktober 2017 | 13:11 WIB
Malang Akui Masih Kekurangan Stok Blanko e-KTP
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Malang - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang mengaku masih kekurangan stok blanko KTP-elektronik meski telah menerima 42 ribu keping blanko kartu e-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang, Purnadi mengatakan pihaknya telah mengajukan blangko pada 15 September 2017 lalu sebanyak 120 ribu blangko e-KTP, namun yang disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri sebanyak 2 ribu keping.

Karena itu Dispendukcapil Malang akan memprioritaskan pencetakan KTP elektronik untuk data yang statusnya PRR (Print Ready Record).

"Jelas sangat kurang karena puluhan ribu penduduk yang sudah melakukan perekaman dan sudah masuk di data PRR, harus kembali bersabar hingga ada pengadaan selanjutnya," ujarnya, Senin (2/10/2017).

Menurut Purnadi, stok blanko datang ke Kabupaten Malang pada beberapa hari lalu, namun jumlahnya masih jauh dari kebutuhan. Sehingga pihaknya belum bisa mencetak seluruh kebutuhan KTP-e warga yang telah dilakukan perekaman sejak jauh hari.

Dan saat ini jumlah banko e-KTP yang diterima dari Kemendagri di tahun 2017 total mencapai 42 ribu keping, sedangkan jumlah pemohon e-KTP yang sudah menerima Surat Keterangan (Suket) mencapai 150 ribu jiwa. Dari puluhan ribu pemohon tersebut data yang dinyatakan PRR oleh Kemendagri sebanyak 90 ribu jiwa.

"Hal ini sesuai dengan instruksi dari Kemendagri, bahwa yang diprioritaskan yang sudah PRR, sehingga dengan blangko itu, khusus PRR saja masih kurang 42 ribu keping. Sedangkan untuk sisanya akan dilakukan bertahap sesuai ketersediaan blangko dari Kemendagri dahulukan berdasarkan tanggal perekaman. Selain itu, Kemendagri dalam waktu dekat akan mendistribusikan 7,5 juta keping yang disediakan negara dibagi ke seluruh Indonesia," kata dia.

Pihaknya berharap, Kementerian Dalam Negeri segera menyelesaikan pengadaan blangko KTP elektronik, sehingga kebutuhan kekurangan material di masing-masing daerah segera teratasi.

"Nanti apabila blangko sudah tersedia semua, maka pemegang suket bisa menukarkan dengan e-KTP yang baru, kami mohon kesabarannya," pungkasnya. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
x