Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:45 WIB

Wejangan Gus Solah untuk PDIP Jelang Pilkada

Oleh : - | Senin, 2 Oktober 2017 | 02:11 WIB
Wejangan Gus Solah untuk PDIP Jelang Pilkada
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah memberikan wejangan khusus kepada pengurus PDI Perjuangan setempat. Hal itu menyusul kunjungan pengurus PDI Perjuangan ke pesantren yang didirikan Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari, Minggu (1/10/2017) malam.

Kunjungan ini dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang H Marsaid. Sebelum diterima di dalem kasepuhan, para pengurus PDIP mengikuti Sholat Maghrib berjamaah di pesantren tersebut. Selain Gus Solah, hadir pengurus PP Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin.

Gus Solah memberikan wejangan secara panjang lebar kepada para pengurus partai berlambang moncong banteng putih ini. Menurut dia, PDI Perjuangan merupakan partainya rakyat. Sehingga, orientasi yang dibangun juga harus memperjuangkan kepentingan rakyat.

Kemudian, ia lantas membeber sejumlah kepala daerah yang berangkat dari PDIP dan cukup sukses menjalankan program pemerintahannya. Diantaranya, Bupati Kulon Progo DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) Hasto Wardoyo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Menurut Gus Solah, para kepala daerah tersebut mampu menjalankan program yang betul-betul bisa bermanfaat bagi rakyat. "Bahkan Pak Azwar Anas bisa meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi. Nah, mereka itu bisa dijadikan contoh," ujarnya.

Ia mengatakan sudah seharusnya PDI Perjuangan menjadi kekuatan politik yang berperan besar untuk kepentingan rakyat, misal mengentaskan kemiskinan termasuk juga memperhatikan pondok pesantren sebagai lembaga yang ikut mencerdaskan masyarakat.

"Jadi kehadiran PDIP harus benar-benar bermanfaat bagi rakyat," jelas dia.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Marsaid mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan Gus Solah. Menurut dia, kunjungan ini memang sengaja sebagai safari ke pondok pesantren untuk menerima masukan-masukan dan saran.

"Hasil dari silaturrahim kepada kiai di pesantren akan kita godok menjadi program termasuk soal pesantren. Silaturahmi ini terus kita lakukan. Setelah dari Tebuireng, kita akan mengunjungi pesantren lain di Jombang. Tujuannya sama, yakni sharing dan meminta masukan dari para kiai," tandasnya.[beritajatim.com]

Komentar

 
x