Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 15:12 WIB

Naikkan Citra Golkar, JK Diminta Turun Tangan

Oleh : Ivan Setyadi | Sabtu, 30 September 2017 | 15:34 WIB
Naikkan Citra Golkar, JK Diminta Turun Tangan
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Permohonan gugatan Setya Novanto terhadap KPK telah diputus dalam sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2017). Hasilnya, penetapan Ketua Umum Golkar yang juga Ketua DPR itu sebagai tersangka oleh KPK dibatalkan.

Menanggapi hal tersebut, Zainal Bintang, politisi senior Golkar tersebut melihat bakal ada pekerjaan rumah untuk merehabilitasi citra Golkar pasca putsan tersebut.

"Yang terjadi saat ini adalah masalah distrust (ketidakpercayaan) masyarakat. Yang ngomongin soal adanya distrust ini kan Pak Jusuf Kalla (JK), mantan Ketua Umum Golkar dan sekarang menjabat sebagai Wakil Presiden," kata Bintang kepada INILAHCOM, Sabtu (30/9/2017).

Kemungkinan upaya menjaga soliditas internal Golkar masih bisa dilakukan elite DPP bekerjasama pengurus daerah, khususnya propinsi. Namun demikian, Golkar juga harus mempertimbangkan keberadaan 14 juta lebih suara pemilih yang pernah diraih pada Pemilu 2014, kata wartawan senior itu.

Manuver Elite Golkar di media yang simpang siur sangat membingungkan masyarakat. Gonta ganti statemen mereka di media belakangan ini, menurut Bintang tidak bisa menolong keadaan.

Padahal kasus itu pribadi Setya Novanto, bukan urusan Golkar sebagai lembaga. Golkar kena getah. Karena kekuatan alamiah parpol itu adalah trust atau kepercayaan masyarakat.

Menurut Bintang, masyarakat sekarang mempertanyakan dimana Pak JK? Kenapa JK cuma diam saja. JK harus menunjukkan tanggung jawab morilnya kepada keluarga besar parpol yang pernah dipimpinnya.

Ia menambahkan, terlepas ada yang pro dan ada yang kontra, namun tanggungjawab sebagai konsekwensi moral obligasinya sebagai pemimpin harus ditunjukkan JK.

Dengan posisi sebagai wakil presiden, JK memiliki kekuasaan yang besar kuat dan jaringan yang luas. Dituntut mengambil langkah terobosan menyelamatkan Golkar.

"Saya mengemukakan pandangan ini tidak berarti saya pendukung JK atau saya anti Novanto, tidak ! Saya rasional dan objektif saja," tandas Bintang. [ton]

Komentar

 
x