Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 02:08 WIB

Novanto Masih Mungkin jadi Tersangka Lagi

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 29 September 2017 | 20:42 WIB
Novanto Masih Mungkin jadi Tersangka Lagi
Setya Novanto - (Foto: inilahcom/Didik S)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tak khawatir atas putusan praperadilan yang menggugurkan status tersangka Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji menegaskan, lembaga antirasuh bisa kembali menandatangai surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) baru untuk Ketua Novanto.

"KUHAP tidak membatasi penegak hukum untuk menerbitkan sprindik lagi sepanjang dipenuhi minimal alat bukti," ujar Indriyanto saat dikonfirmasi, Jumat (29/9/2017).

Dengan begitu, Ketua Umum Partai Golkar tersebut bisa kembali menjadi tersangka oleh KPK sepanjang memiliki bukti yang kuat. KPK sendiri pernah melakukan hal tersebut.

"KPK pernah lakukan hal tersebut terhadap Walikota Makassar, saat permohonan praperadilan dikabulkan, maka KPK lakukan evaluasi terhadap substansi putusan, dan melakukan langkah ke depan menerbitkan sprindik dan menetapkan status tersangka kembali kepada yang bersangkutan," ungkapnya.

Menurut Indriyanto, penetapan tersangka kembali terhadap Setya Novanto diperkuat oleh putusan MK Nomor 21/PUU-XXI/2014 tanggal 28 April 2015.

Menurutnya, jika KPK kembali menetapkan Novanto sebagai tersangka sah sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Tidak kemudian diartikan bahwa tersangka tersebut tidak bersalah dan tidak menggugurkan dugaan adanya tindak pidana, sehingga tetap dapat dilakukan penyidikan kembali sesuai kaidah hukum yang berlaku secara ideal dan benar," terang Guru Besar Hukum Pidana Universitas Krisnadwipayana tersebut.

Namun sebelum itu, KPK kata Indri, harus menyikapi putusan praperadilan dengan bijak. "Apapun, putusan Hakim tetap harus dihormati dan persoalan pro kontra adalah sesuatu yang wajar," tandasnya.[jat]

Komentar

 
x