Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 19:11 WIB

Teten Apresiasi Penertiban Dunia Maya

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 29 September 2017 | 18:15 WIB
Teten Apresiasi Penertiban Dunia Maya
Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Istana angkat bicara soal ditetapkannya status tersangka dan ditahannya Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru oleh Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diberitakan, Jonru ditetapkan tersangka atas kasus ujaran kebencian di media sosial dan diperiksa polisi sejak Kamis (29/9/2017) sore.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengapresiasi hal ini sebagai bentuk penertiban polisi terhadap aktivitas dunia maya yang tidak semestinya dilakukan warganet.

"Ini memang harus terus ditertibkan. Mulai dari hatespeech, hoax, info-info yang menyesatkan dan mengadu domba masyarkat. Itu memang tugas pemerintah saya kira menertibkannya," ujar Teten di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2017).

Ia mengungkapkan, selama ini pemerintah selalu mendengar banyak permintaan dari masyarakat agar tegas menindak aktivitas menyimpang yang ada di medsos.

"Kalau dibiarkan itu membahayakan. Hoax dan info-info menyesatkan, info-info yang memutarbalikkan fakta, bohong, mengadu domba yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Itu tidak boleh didiamkan. Pemerintah harus mengatur itu," tuturnya.

Lebih jauh, politikus PDIP ini mengatakan bahwa pemerintah selalu mengingatkan masyarakat agar tak melanggar Undang-undang ITE.

"Jadi supaya memang kita tidak melakukan tindak pidana di dunia maya karena itu ada hukumnya. Kalau pemerintah tidak melakukan tindakan ya, berarti tidak menjalankan penegakan hukum," imbuhnya.

Teten pun meyakini tak ada kesewenang-wenangan terhadap Jonru yang dilakukan aparat hukum dalam menangani kasus ini.

"Ini kan, proses hukum. Ini bukan kesewenang-wenangan. Artinya hukum itu bisa diuji di pengadilan secara bertingkat. Jadi, bukan tindakan yang sewenang-wenang," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x