Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 01:47 WIB

Mendagri Imbau Pemda Kembangkan Inovasi Daerah

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 28 September 2017 | 15:23 WIB
Mendagri Imbau Pemda Kembangkan Inovasi Daerah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengharapkan PP ini mampu mengatasi permasalahan penyerapan anggaran yang terjadi di seluruh daerah di Indonesia.

"Satu masalah penyerapan anggran itu harus. Tetapi, jangan asal terserap. Agar Jakarta itu maju, perlu ada sinkorinisasi dengan Banten, Jawa barat, Depok, Bekasi, Karawang hingga Bogor. Agar daerah itu bisa maju, juga harus berani membuat inovasi mulai dari e-government, e-planning, e-permit dan sebagainya," kata Tjahjo di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2017).

Ia mengungkapkan jika Pemda tak berani berinovasi akan menyulitkan sistem dan mempersulit menerjemahkan isi laporan dari kementerian/lembaga.

"Kalau enggak berani berinovasi, contohnya, KPK sudah lama supervisi ke Banten tetapi laporan KPK menyatakan bahwa tak sampai 42 persen yang dipahami oleh Pemda. Inovasi sekecil apapun lah, misalnya sampah, air bersih, koperasi, angka kematian dan sebagainya. Daerah harus mampu membuat inovasi. Jadinya, yang dapat penghargaan kan itu itu saja seperti Surabaya, Banyuwangi, Bandung. Kalau 500 lebih bisa punya inovasi kan, bagus," paparnya.

Lebih lanjut, Tjahjo menegaskan bahwa kebijakan ini tak bersifat mengikat namun mengimbau agar setiap daerah dapat memperkuat otonominya.

"Tugas Presiden ke saya cuma satu, yaitu membangun hubungan tata kelola antara pusat dan daerah yang makin efisien, mempercepat reformasi birokrais dan membangun inovasi. Pak Presiden sudah memyampaikan sejak pertemuan di Bogor. Malah hasilnya kan penyerapan sempat terhambat karena masalah hukum. Jadi, sudah clear. Tinggal tunggu hari ini saja," tandasnya.[jat]

Komentar

 
x