Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 20:15 WIB

Bea Cukai dan BNN Amankan 137,69 Kg Sabu di Aceh

Oleh : - | Rabu, 27 September 2017 | 15:00 WIB
Bea Cukai dan BNN Amankan 137,69 Kg Sabu di Aceh
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Petugas gabungan Bea Cukai (BC) Wilayah Aceh, Satuan Tugas Patroli Laut BC Patkor Kastima 23A, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa berhasil menangkap kapal Boat Oscadon yang membawa 137,69 kilogram methamphetamine (sabu) dan 42.500 butir pil ekstasi.

Penangkapani ini bermula dari informasi masyarakat yang menyatakan akan ada transaksi narkotika melalui jalur laut di perairan Aceh. Petugas gabungan melakukan pengawasan di perairan Idi Rayeuk dan Peureulak, Aceh Timur, serta penyelidikan di daratan kota Lhokseumawe hingga Langsa. Petugas gabungan bersama patrol laut Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa akan ada kapal boat yang berangkat dari Malaysia pada 17 September 2017 sekitar pukul 21.34 WIB dan akan mengarah ke perairan Ujung Curam, Aceh Timur.

Direktur Penindakan dan Penyidikan, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, mengungkapkan, berdasarkan informasi, petugas gabungan merencanakan strategi penindakan kapal boat tersebut.

"Petugas memperhitungkan waktu kedatangan kapal boat tersebut agar penindakan ini berhasil dilakukan dengan perhitungan titik koordinat di mana posisi koordinat Penang berada di 528'388" U / 10004' 097'' T dan posisi Ujung Curam berada di 505'053" U / 9739'932' T. Berdasarkan perhitungan, jaraknya 146 Kilometer dan membutuhkan waktu kurang lebih 18 jam untuk mencapai Ujung Curam," ungkap Wijayanta.

Sekitar pukul 13.00 WIB Senin (18/9/2017), petugas Patroli Bea Cukai, dan BNN mendapati sebuah kapal nelayan yang diduga kuat kapal yang menjadi target operasi dan melakukan pengejaran atas kapal tersebut. Dalam pengejaran kali ini, para anak buah kapal nelayan tersebut kabur dengan membuat kapal kandas di tepi pantai Ujung Curam.

Petugas kemudian mengamankan kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan. "Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, ditemukan 7 tas dan 1 karung plastik yang memuat 133 bungkus kopi dan di dalamnya terdapat narkotika seberat kurang lebih 137,69 Kilogram sabu dan 42.500 butir pil ekstasi. Barang bukti dan kapal yang kandas tersebut ditarik ke Pelabuhan Kuala Langsa untuk diamankan," jelas Wijayanta.

Tidak berhenti di situ, pada Selasa (19/9/2017), petugas melakukan pengembangan penyelidikan guna mencari anak buah kapal yang kabur saat pengejaran. Petugas kemudian berhasil menangkap ketiga pelaku berinisial S, H, dan A di daerah Punteut, Lhokseumawe sekitar pukul 16.36 WIB. Dari keterangan yang diperoleh petugas, para tersangka berangkat dengan kapal nelayan menuju perairan Malaysia untuk mengambil narkotika tersebut. Saat ini barang bukti beserta tersangka telah berhasil diamankan di kantor BNN Kota Kuala Langsa.

Penggagalan penyelundupan ini menambah daftar panjang penindakan narkotika, khususnya oleh Bea Cukai. Sepanjang 2016, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 288 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 2,49 ton. Sementara hingga 28 September 2017, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 190 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 1,49 ton. [*]

Komentar

 
x