Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 15:55 WIB

Kapolri Jadi Warga Kehormatan Muhammadiyah

Oleh : Ivan Setyadi | Minggu, 24 September 2017 | 01:00 WIB
Kapolri Jadi Warga Kehormatan Muhammadiyah
Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Purwokerto - Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian diangkat sebagai warga kehormatan Muhammadiyah. Tito merasa terhormat atas penghargaan dari civitas akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto tersebut.

"Saya merasa terhormat dan terima kasih kepada rektor dan segenap civitas atas penganugerahan warga kehormatan ini. Ini bisa memacu saya untuk lebih bisa memberikan kiprah dan sinergi dengan Muhammadiyah ke depan, khususnya di bidang keilmuan," jelas Tito di hadapan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Sabtu (23/9/2017).

Tito menyebut, kiprah dan esksitensi Muhammadiyah dalam membangun bangsa tidak diragukan lagi. Muhammadiyah juga telah melahirkan banyak pemuda yang berprestasi.

"Bulan depan Muhammadiyah berusia 105 tahun, ini jelas bukti nyata bahwa Muhammadiyah telah lama mengabdi kepada bangsa dan negara sebelum bangsa Indonesia ini berdiri," tegas Kapolri.

Dalam pandangan lulusan terbaik Akpol 1987 itu, di luar Pemerintah, Muhammadiyah merupakan organisasi masyarakat yang memiliki networking paling luas hingga ke desa-desa di seluruh Indonesia.

"Jumlah anggotanya yang 50 jutaan, jaringannya yang sangat luas, dan bidang amal usaha yang secara konsisten digarap, telah menjadikan Muhammadiyah sebagai ormas dengan jangkauan dan kontribusi yang sangat besar bagi negeri ini," tutur Tito.

Tito juga memuji dan mengagumi pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang sangat cerdas dan tepat ketika mendirikan ormas tersebut fokus di jalur pendidikan dan layanan kesehatan juga sosial.

"Perbaikan suatu bangsa, suatu umat tidak bisa diraih tanpa adanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik dan unggul. SDM baik dan unggul tidak akan tercapai jika tidak ada pendidikan yang baik dan berkualitas. Muhammadiyah sangat tepat menekuni jalur pendidikan," lanjutnya.

Kapolri berharap Muhammadiyah terus menjadi pelopor dan lokomotif perubahan, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas SDM dan perbaikan sosial kemasyarakatan. Tito menutup kuliah dengan salam khas Muhammadiyah ' Fastabiqul Khoirot', yang artinya berlomba-lomba dalam kebaikan yang disambut tepuk tangan wisudawan dan wisudawati serta tamu undangan.

Komentar

 
x