Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 06:04 WIB

Pelaku Kantongi Rp11 M dari Bisnis Jual Pil PCC

Oleh : Agus Irawan | Jumat, 22 September 2017 | 23:27 WIB
Pelaku Kantongi Rp11 M dari Bisnis Jual Pil PCC
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto bersama Karopenmas DivHumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto (kanan ke kiri) menunjukan barang bukti saat rilis pengungkapan tindak pidana kesehatan di Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Cawa - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan dari hasil penjualan pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) selama enam bulan, para pelaku berhasil mendapatkan omzet hingga Rp11 miliar.

"Para pelaku mendapatkan omzet sebesar Rp11 miliar, selama enam bulan," kata
Eko dalam di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (22/9/2017).

Dia mengatakan, selain itu pelaku juga menyuap oknum anggota Polri sebesar Rp450 juta untuk mengamankan bisnisnya.

"Mereka saat ditangkap mau menyuap anggota kami dengan uang sebesar Rp450 juta," jelasnya.

Eko mengatakan lima pelaku yang telah berhasil diamankan. Dua orang diantaranya mempunyai peran yaitu, Budi Purnomo (46) sebagai pemilik gudang dan pengendali operasi, dengan bersama istrinya, Leni Kusnawati Wijaya (43) yang merupakan salah satu pimpinan perusahaan farmasi di wilayah Bandung, Jawa Barat.

Pasangan suami istri ini yakni Budi dan Leni berdomisili di Jalan Nakula VII, Nomor 101, RT 03 RW03, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu, beberapa barang bukti yang di bongkar Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri sejak 12 September lalu, yakni di lima kota besar adalah terdapat 171 ribu butir pil PCC, 4 ton bahan baku, 1,24 ribu butir Zenith, 100 ribu butir Dexomethorpan, 35 ribu butir Carnophen, serta beberapa mobil diantaranya, satu unit mobil Pajero Sport, satu unit mobil sedan BMW, dan dua truk box, dua buku tabungan BCA dengan saldo miliaran rupiah.[jat]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x