Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 20:09 WIB

"Kondisi Gunung Agung Tak Seheboh di Media"

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Jumat, 22 September 2017 | 01:31 WIB
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Badung - Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, IGN Rai Suryawijaya menyayangkan pemberitaan heboh terkait kondisi Gunung Agung belakangan ini.

Pasalnya saat ini kondisi Gunung Agung di Karangasem masih belum terjadi apa-apa namun pemberitaan media khususnya sejumlah media luar dan asing seolah heboh. Sehingga, beberapa pihak dari luar negeri sempat bertanya dengan cemas kepada pihaknya, akan kondisi Gunung Agung yang sebenarnya saat ini.

"Kita harus menunggu perkembangan penjelasan resmi dari pihak BMKG, BVMBG, dan BPBD akan situasi Gunung Agung. Kenyataanya kondisi saat ini tidak heboh seperti yang diberitakan. Pertanyaan beberapa kali masuk ke kita, tapi sudah kita jelaskan tidak perlu khawatir berlebihan," ucapnya ditemui di Nusa Dua, Badung, Kamis (21/9/2017).

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar apapun pemberitaan yang menyangkut perkembangan kondisi Gunung Agung agar disajikan secara akurat dan valid dari sumber yang kompeten dan resmi. Pasalnya, pemberitaan tersebut tentu harus bisa dipertanggungjawabkan nantinya.

Menurutnya, pemberitaan yang justru mengangkat secara heboh yang nantinya malah menjelekkan Bali dan menguntungkan kompetitor destinasi wisata negara lainnya.

"Pemberitaan ini sangat berpengaruh terhadap pariwisata kita, tentu harus obyektif dan aktual. Jangan membuat wisatawan takut untuk datang, sebab belum ada apa-apa," harapnya.

Ia mengakui sejauh ini kondisi kunjungan wisatawan ke Badung masih normal, tidak ada cancelation atau eksodusme. Pihaknya juga mengaku sudah mengimbau kepada semua pihak travel agent di luar Bali agar tidak panik, sebab kondisi di Bali masih aman pada radius sekitar gunung.

"Apalagi pihak otoritas bandara juga belum mengeluarkan notamn atensi. Kunjungan wisatawan ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai perhari itu 18 ribu orang dan itu masih normal. Mudah mudahan Gunung Agung tidak jadi meletus dan hanya asap-asap kecil saja. Apalagi pemerintah dan rohaniawan sudah menggelar upacara di Pura Besakih," harapnya lagi.

Pernyataan senada diutarakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Kadisparda) Propinsi Bali, AA Gede Yuniarta. Pihaknya mewanti-wanti agar pemberitaan terkait Gunung Agung disajikan secara proporsional, sebab jika pemberitaan Gunung Agung sudah meletus tentu akan berdampak terhadap kunjungan wisatawan ke Bali.

Padahal, lanjutnya, sebenarnya kondisi saat ini Gunung Agung belumlah meletus dan atensi baru diberikan pada radius wilayah tertentu sebagai upaya antisipasi.

"Saya himbau agar pemberitaan terkait kondisi Gunung Agung bisa disajikan sesuai pernyataan resmi dari pihak yang berkompeten, dalam hal ini BPBD yang mengetahui secara pasti perkembangannya. Jika belum ada pernyataan resmi perkembangan terkini saya harap kami dibantu agar tidak di blow up secara besar-besaran," pintanya.

Ia menilai, pemberitaan negatif apapun hal yang terjadi di Bali sangatlah sensitif bagi pariwisata Bali. Apalagi, Bali saat ini menyandang sebagai "the best destination in the world", tentu segala pemberitaan sumir harus benar-benar dipastikan dahulu kebenarannya demi upaya memproteksi sektor pariwisata yang menjadi andalan Bali.

Mengingat, jangan sampai situasi Bali menjadi mencekam dan ketakutan berlebihan, yang nantinya membuat wisatawan takut ke Bali. Sebab hal itu sama saja merupakan kerugian bagi Bali dan akan berdampak pada sektor perekonomian masyarakat.

"Persaingan destinasi ini sangat ketat. Saat heboh pemberitaan Gunung Agung terus terang beberapa kali saya dapatkan telepon kecemasan, saya jawab Bali masih baik-baik saja dan tidak perlu takut berlebihan," terannya.[jat]

Komentar

 
x