Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:33 WIB

Polisi Berhasil Menyita 1,5 Ton Merkuri

Oleh : Agus Irawan | Senin, 18 September 2017 | 20:22 WIB
Polisi Berhasil Menyita 1,5 Ton Merkuri
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ribuan kilogram bahan baku pembuatan merkuri berhasil disita oleh Bareskrim Mabes Polri di daerah Sukabumi, Jawa Barat.

Kanit Direktorat Tipikor Subdit V Bareskrim AKBP Andre Librian mengatakan, penyitaan dilakukan berdasarkan mandat dari Presiden Joko Widodo yang melarang penggunaan merkuri dalam pertambangan.

"Dengan arahan Pak Presiden pada bulan Maret lalu, merkuri ditambang harus dihapus, maka intruksi tersebut Bareskrim dan jajaran Polda seluruh di Indonesia untuk mengambil penindakan ," kata Andre di kantor Bareskrim, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).

Andre mengungkapkan sebanyak 5,1 ton Batu Sinabar digunakan untuk bahan baku membuat merkuri. Kemudian merkuri cair sekitar 1,5 ton yang didapat dari beberapa daerah.

"Jadi mulai dari Sukabumi yakni, didapatkan dari batu Sinabar. Batu tersebut diperoleh dari Maluku selanjutnya dibawa ke Sukabumi lalu diolah menjadi merkuri cair atau air raksa," jelasnya.

Dari penanganan kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankan satu tersangka yang diduga melanggar pasal 161 UU 4/2009 tentang Minerba dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

" Proses penemuan tersebut kita akan kembangkan dari awal titik penemuan soal dimana Batu Sinabar di dapat dan kemudian dimana barang itu akan dijual," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Batu Sinabar yang digunakan untuk bahan baku merkuri diperoleh tersangka dengan membeli seharga Rp 150 ribu per kilogram.

" Jika telah diproses atau menjadi merkuri maka harganya akan naik menjadi Rp 420 ribu per kilogram," ujarnya.

Adapun larangan penggunaan merkuri karena dapat merusak lingkungan. [ind]

Komentar

 
x