Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 11:29 WIB

Rekaman CCTV OTT KPK di Gedung BPK Asli

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 14 September 2017 | 21:39 WIB
Rekaman CCTV OTT KPK di Gedung BPK Asli
Kepala Puslabfor Bareskrim Polri Brigjen Alexander Mandalika (kiri) bersama Ketua Fisika Forensik Kombes Pol Roedi Aris saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9). - (Foto: inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, Brigjen Alex Mandalika mengatakan rekaman CCTV operasi tangkap tangan di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak dimanipulasi atau sesuai penelitian dan kajian secara saintifik.

"Berdasarkan pemeriksaan yang cientific, kami sampaikan pada pansus bahwa rekaman yang diberikan CCTV itu tidak ada rekayasa. Seluruhnya sesuai dengan aslinya," kata Alex usai RDPU dengan Pansus Hak Angket KPK di Gedung DPR, Kamis (14/9/2017).

Ia menjelaskan rekaman yang diperiksa itu merupakan rekaman CCTV yang diperoleh Pansus Angket dari BPK. Keaslian CCTV itu bisa dibuktikan dengan beberapa metode.

"Salah satunya dengan memperbesar gambar," ujarnya.

Namun, Alex mengaku tidak menampilkan seluruh adegan dalam video rekaman itu saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) secara tertutup dengan Pansus Angket KPK. Menurutnya, yang ditampilkan hanya bagian video yang dianggap sebagai acuan untuk memastikan keaslian.

"(Puslabfor Mabes Polri) hanya tampilkan penggalan-penggalan yang krusial," jelas dia.

Di samping itu, Alex juga tidak mau berkomentar terkait adanya dugaan keganjilan dalam video OTT tersebut sebagaimana yang diduga oleh Pansus Angket KPK selama ini. Sebab, itu bukan wewenangnya untuk mengomentari.

"Kami tidak dalam kapasitas menyampaikan temuan ganjil. Kami sampaikan sesuai yang kami kembangkan. Kami tidak dapat menilai. Kami hanya sampaikan hasil rekaman CCTV yang kami periksa. Lebih dari itu tidak kami serahkan ke pansus," tandasnya.

Sebelumnya, Pansus Angket KPK hendak memastikan rekaman CCTV saat KPK melakukan OTT terhadap dua auditor BPK, yakni Auditor Utama Keuangan Negara III BPK Rachmadi Saptogiri dan Auditor BPK Ali Sadli.

Keduanya tertangkap tangan KPK karena diduga menerima suap dari Irjen Kemendes Sugito melalui perantara suap pejabat Eselon III Kemendes Jaarot Budi Prabowo. Suap diduga agar BPK memberi opini Wajar Tanpa Pengecualian bagi Kemendes.[jat]

Tags

 
Embed Widget

x