Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 03:08 WIB

Warga Bojonegoro Mulai Kesulitan Air Bersih

Oleh : - | Kamis, 14 September 2017 | 21:11 WIB
Warga Bojonegoro Mulai Kesulitan Air Bersih
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Bojonegoro - Sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro mulai mengalami kekurangan air bersih. Bencana kekeringan itu mulai dirasakan warga saat musim kemarau.

Bulan ini sedikitnya ada enam desa di tiga kecamatan yang sudah mengajukan bantuan air bersih ke Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Bojonegoro.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Masyarakat, Dinas Sosial Pemkab Bojonegoro, Slamet mengatakan, sejak bulan ini sudah ada tiga kecamatan yang sudah mengajukan untuk bantuan air bersih. "Secara bertahap kita melakukan droping air bersih," ujarnya, Kamis (14/9/2017).

Kecamatan yang sudah mengajukan droping air bersih kepada Dinas Sosial yakni, Kecamatan Kepohbaru di Desa Pejok. Kecamatan Ngraho, di Desa Sugih Waras, Desa Luwih Haji, Nganti dan Desa Jumok. Sedangkan di Kecamatan Tambakrejo, ada Desa Gamongan. Wilayah yang kekeringan tersebut lokasinya berada di kawasan hutan dan jauh dari kota.

"Karena lokasinya jauh setiap hari kita dropping air bersih hanya dua kali," jelasnya.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, menyebutkan jumlah daerah yang terancam kekeringan saat musim kemarau berada di 60 desa dpada 15 kecamatan. Daerah yang rawan kekeringan itu yakni di Kecamatan Sumberrejo, Sugihwaras, Gayam, Kepohbaru, Kedungadem, Temayang, Kedewan, Ngasem, Malo, Sukosewu, Purwosari, Ngambon, Ngraho, Tambakrejo, dan Kecamatan Kasiman. [beritajatim]

 
x