Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 04:47 WIB

Ini Cara Jatim Cegah Terjadinya Kasus Bayi Debora

Oleh : - | Kamis, 14 September 2017 | 10:58 WIB
Ini Cara Jatim Cegah Terjadinya Kasus Bayi Debora
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Kohar Hari Santoso - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCO<, Surabaya - Untuk menghindari tragedi bayi Debora yang terjadi beberapa waktu lalu dan agar tidak terjadi di rumah sakit di Jatim, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Kohar Hari Santoso titipkan Sistem kerja 'MAREM' kepada seluruh rumah sakit di seluruh wilayah Jatim.

"MAREM itu adalah Memuaskan, Aman, Rasionil, Efisien, dan Manusiawi. Maka indikatornya adalah indeks kepuasan pelanggan dan indeks kepuasan masyarakat. Ini sebagai upaya untuk menangkal kejadian-kejadian buruk yang akan terjadi di Jatim," tuturnya, Kamis (14/9/2017).

Selain itu pihaknya juga menargetkan dan mendorong 369 rumah sakit di Jatim dan juga pusat kesehatan masyarakat memperoleh akreditasi pada tahun 2019.

"Pada tahun 2017 ini sudah ada sekitar 75 persen rumah sakit yang sudah terakreditasi. Hal ini diberlakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan," ungkapnya.

Sebelum melakukan akreditasi, Kohar mengaku terus melakukan pembinaan dan memantau rumah sakit yang belum terakreditasi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. "Kami melalui Dinkes Kabupaten/Kota akan memantau rumah sakit mana saja yang belum terakreditasi," tandasnya. [beritajatim]

Tags

 
x