Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 04:42 WIB

Jokowi: Banyak Program Hasilnya Tidak Jelas

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 14 September 2017 | 10:35 WIB
Jokowi: Banyak Program Hasilnya Tidak Jelas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembukaan Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017) pagi.

Melalui sambutannya, Jokowi mengingatkan bahwa saat ini pemerintah tidak boleh memandang pengelolaan keuangan negara hanya sebagai urusan dan prosedural semata.

"Apa yang kita lakukan harus mengarah pada perbaikan sistem. Ini yang selalu dan berkali-kali saya ulangi. Perbaikan sistem. Apalagi sekarang sudah terjadi destructive innovation. Semuanya bergerak, semuanya berkembang cepat dengan cara-cara tidak terduga. Inovasinya cepat sekali. Oleh sebab itu, kita juga harus berani berubah," ujar Jokowi.

Ia menambahkan, akuntansi pemerintah saat ini harus diarahkan orientasinya tak lagi kepada orientasi prosedur, melainkan orientasi hasil.

"Hasilnya pun harus yang berkualitas. Arahnya mesti ke sana semuanya. Karena kalau kita lihat, banyak terjadi inefiseinsi, baik APBN maupun APBD. Saya sudah cek satu per satu. Banyak sekali inefisiensi itu. Setiap kegiatan yang ada coba dilihat satu per satu. Tidak jelas hasil yang akan dicapai. Kegiatan ini, apa sih hasilnya yang akan dicapai. Tidak jelas. Tujuan dan sasaran tidak berorientasi pada hasil. Ya sudah, SPJ nya sudah rampung," tuturnya.

Lebih lanjut, Jokowi meminta setiap kementerian/lembaga maupun pemda berhati-hati dalam membuat program. Jangan sampai, program yang tidak sesuai dengan target pembangunan nasional.

"Percuma buat kegiatan, program-program tapi hasilnya tidak jelas. Banyak sekali yang ukuran-ukuran kinerjanya tidak jelas. Banyak juga tidak ada keterkaitan program dan sasaran pembangunan. Lepas sendiri-sendiri. Kemudian, kalau dirinci lagi, rincian kegiatan tidak sesuai dengan maksud kegiatan. Kemana? tidak jelas. Inilah saya kira banyak inefisiensi di APBN dan APBD kita yang perlu kita perbaiki secara besar-besaran," paparnya. [rok]

Tags

 
x