Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 03:30 WIB

2 Jamaah Haji Asal Kabupaten Mojokerto Meninggal

Oleh : - | Rabu, 13 September 2017 | 16:29 WIB
2 Jamaah Haji Asal Kabupaten Mojokerto Meninggal
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Mojokerto - Jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto kembali meninggal di tanah suci, Mekkah, Arah Saudi. Ada dua jamaah haji meninggal dalam waktu bersamaan yakni dari kelompok terbang (Kloter) 80 dan 81 Embarkasi SUB (Surabaya), di bawah naungan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Uluwiyah, Kecamaan Mojosari.

Kedua jamaah haji tersebut yakni dari kloter 80 SUB atas nama Salamun Darun Mardin (74) asal Dusun Pendowo RT 22 RW 5, Desa Penompo, Kecamatan Bangsal dan Suwarso (72) warga asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Keduanya meninggal pada Selasa (12/9/2017).

Kasi Penyelenggaraan Umroh dan Haji (PHU), Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Mukti Ali mengatakan, keduanya berasal dari KBIH yang sama yakni Uluwiyah. "Pak Salamun karena sakit, sering muntah karena tidak mau makan. Pak Salamun di Maktab 735 Rombongan 10," ungkapnya, Rabu (13/9/2017).

Masih kata Mukti, Salamun meninggal pukul 13.50 waktu Arab Saudi. Salamun berangkat sendiri, seharusnya berangkat dengan istri namun saat bulan puasa lalu, sang istri meninggal sehingga berangkat sendiri. Sedangkan Suwarno meninggal pukul 14.44 waktu Arab Saudi.

"Pak Suwarno masuk kamar mandi pukul 14 .20 waktu Arab Saudi dan meninggal pukul 14.44 waktu Arab Saudi, beliau pamit mau sholat dan mengambil air wudhu namun tak juga keluar. Setelah sebelumnya seringkali keluar masuk kamar mandi hotel," katanya.

Dengan meninggalnya dua jamaah haji tersebut, total jamaah asal Kabupaten Mojokerto yang meninggal sebanyak empat orang. Dua jamaah lainnya meninggal pekan lalu yakni Samuah (80) kloter 79 Sub dari Rombongan 1 Armina asal Desa Trowulan RT 01 RW 02 Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Astiningsih kloter 78 Sub regu 3 Rombongan 2 Armina asal Desa Curah Malang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Mojokerto. Astiningsih meninggal karena sakit diabet yang dideritanya. Sementara, lanjut Mukti, saat ini jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto melaksanakan umroh sunnah. [beritajatim]

Tags

 
x