Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 18:43 WIB

KPK-Kejagung Koordinasi Soal Kasus Bupati Nganjuk

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Rabu, 13 September 2017 | 13:41 WIB
KPK-Kejagung Koordinasi Soal Kasus Bupati Nganjuk
Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengkaji soal putusan diterimanya praperadilan yang diajukan oleh Bupati Nganjul, Taufiqurrahman.

"Ini kan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, kita pelajar lagi, kita akan mengawal," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Kejagung, Rabu (13/9/2017).

Alex mengatakan, kewenangan SP3 memang tak bisa dikeluarkan oleh KPK. Meski begitu, dirinya meminta untuk para penyidik KPK agar lebih berhati-hati dalam menangani kasus. Penyidik juga harus yakin dengan alat bukti yang ditemukan.

"Kalau UU bukan pilihan kami ya kita harus melaksanakan putusan itu(Preperadilan). Kita harus yakim dengan alat bukti yang didapat supaya prosez hukum tetap berjalan," lanjutnya.

Sementar Itu, Jaksa Agung Muda Tinda Pidana Khusus (Jampidsus), Warih Sadono meminta semua pihak untuk menghormati putusan praperadilan. Dirinya tak menampik jika kejaksaan akan mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) baru.

"Nanti masih kita pelajari. Diskusikan tindak lanjutnya bagaimana. Masih banyak kemungkinan" kata Warih.

Seperti diketahui, Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman mengajukan praperadilan setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka pada 6 Desember tahun lalu. KPK Kalah dalam praperadilan tersebut dan kasus ini sekarang dilimpahkan ke kejaksaan.[jat]

Komentar

 
x