Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 04:48 WIB

Jumat Ini, Bantuan Rohingya dari Indonesia Tiba

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 13 September 2017 | 12:28 WIB
Jumat Ini, Bantuan Rohingya dari Indonesia Tiba
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi - (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengungkapkan alasan pemerintah Indonesia yang mendahulukan pengiriman tenda untuk para pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Retno menegaskan, tim bantuan yang dilepas Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pagi ini, merupakan kloter pertama yang akan memberikan bantuan kemanusiaan.

"Bantuan kemanusiaan tahap pertama untuk pengungsi dari Rakhine State yang saat ini berada di Bangladesh telah diberangkatkan oleh Presiden RI. Presiden sudah sampaikan ini tahap pertama, akan ada tahap-tahap berikutnya. Presiden juga sudah sampaikan isi dari empat pesawat Hercules yang akan berangkat tahap pertama," ujar Menlu di lokasi, Rabu (13/9/2017) pagi.

Ia menegaskan tenda merupakan bantuan yang paling didahulukan karena paling diperlukan para pengungsi sebagai tempat mereka berteduh.

"Untuk tahap selanjutnya, sudah kami persiapkan dan akan dipersiapkan terus menerus. Jadi, tim kita yang di lapangan sudah ada sambil mempersiapkan pemberangkatan tahap pertama ini dilakukan juga assessment lapangan. Jadi sambil jalan, lakukan assessment dan persiapan terus kita lakukan. Sekali lagi ini kondisi tidak normal, emergency sehingga sambil jalan sambil menyiapkan, mengurus perizinan, semuanya berjalan bersama," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan arahan kepadanya bahwa diplomasi kemanusiaan ini dilakukan secara sinergi.

"Karena ini memang bantuan dr pemerintah, tapi kami dapat informasi banyak sekali keinginan banyak pihak ingin juga memberikan sumbangan kontribusi bagi pengungsi itu akan kita tampung dan salurkan. Maka itu, sinergi pemerintah, masyarakat, ormas, pemda dan lainnya menjadi sangat penting. Artinya kita keluar dengan satu nama, Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, bantuan kemanusiaan untuk Myanmar sejauh ini sudah didaftarkan barang-barang yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi.

"Kemarin saya melakukan komunikasi dua kali dengan pemerintah Myanmar mengenai list yang diperlukan. Begitu kami menerima list tersebut, maka akan segera dikirim. Kami bisa perkirakan barang-barang yang paling diperlukan dan sambil jalan kita persiapkan juga untuk Myanmar," paparnya.

Adapun bantuan untuk para pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar dibawa dengan empat pesawat Hercules dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

"Pesawat ini membawa (bantuan) seberat satu, dua dan 10 ton dan tiga sampai tujuh ton. Jadi total tahap pertama adl 34 ton. Kamis mungkin (bantuan) sudah sampai. Ini jalan sambil diurus semua termasuk clearance sudah kami urus semuanya. Jadi, mudah-mudahan Kamis paling lambat Jumat pagi bantuan ini akan tiba di Bangladesh," ungkapnya. [rok]

Tags

 
x