Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 09:14 WIB

Ini Pesan Jokowi ke Penerima PKH di Cimahi

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 11 September 2017 | 19:11 WIB
Ini Pesan Jokowi ke Penerima PKH di Cimahi
Mendikbud Muhadjir Effendi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Cimahi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Lapangan Rajawali, Cimahi, Jawa Barat, Senin (11/9/2017) petang.

Melalui laporannya kepada Presiden RI, Mendikbud Muhadjir Effendi mengungkapkan, pada kesempatan ini pemerintah akan memberikan bantuan KIP kepada 1911 siswa/i dan 800 orang penerima PKH.

"Perlu kami laporkan, untuk kota Cimahi KIP 20787 siswa. Hadir terdiri dari keluarga anak yatim, panti asuhan dengan rincian sebagai berikut, SD 566 siswa-siswi, SMP 262 siswa-siswi, SMA 112 siswa-siswi dan SMK 25 siswa-siswi," jelas Muhadjir.

Adapun penerima bantuan ini selain siswa/i sekolah, juga diserahkan kepada penerima yang menempuh paket kesetaraan A 13 orang, paket B 94 orang dan paket C 119 orang.

Sementara itu, melalui sambutannya, Jokowi tak bosan mengingatkan bahwa PKH hanya boleh digunakan untuk kepentingan pendidikan dan gizi anak.

"Ibu-ibu yang menerima PKH, sudah tahu semuanya ya? Itu dalam kartu tabungan itu ada Rp1,890 juta. Sudah diambil dua sampai tiga kali. Uangnya dipakai untuk apa? Untuk keperluan sekolah, pendidikan dan gizi anak," ujar Jokowi.

Ia pun menegaskan bahwa bantuan PKH tidak boleh dimanfaatkan untuk hal yang tidak bermanfaat, seperti membeli rokok suami.

"Beritahu baik-baik suaminya. 'Pah, uang ini untuk anak sekolah, biaya pendidikan dan gizi anak. Tidak boleh untuk beli rokok. Mohon maaf pak' Bukannya, 'Enggak boleh kata Pak Jokowi, enggak boleh. Wah, awas nanti saya disemprot suaminya'," katanya.

Ia memastikan, program bantuan untuk keluarga serta pendidikan akan terus diperbanyak oleh pemerintah. Untuk itu, Jokowi meminta masyarakat Cimahi mendoakan peningkatan anggaran pemerintah.

"Anggaran kalau berlebih ditambah lagi. Doakan lagi, ibu-ibu dan disalurkan kepada ibu semua. Tapi ya, tadi titip gunakan itu sebaik mungkin untuk pendidikan sekolah dan gizi anak karena memang modal untuk ibu dan anak-anak semua. Ini supaya pintar sekolah pendidikan tinggi dan baik," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x