Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 September 2017 | 23:27 WIB

Selain Anas dan Risma

Ada Kepala Daerah Lain dalam Pertemuan Megawati

Oleh : - | Senin, 11 September 2017 | 18:39 WIB
Ada Kepala Daerah Lain dalam Pertemuan Megawati
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan safari politiknya di Malang dan Surabaya selama dua hari ini, sejak Minggu (10/9) hingga Senin (11/9).

Di kediaman Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Megawati menggelar pertemuan tertutup bersama sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang ikut pertemuan tersebut mengatakan, pertemuan antarkepala daerah ini adalah prakarsa positif dari Megawati untuk mengelaborasikan para kepala daerah.

"Sehingga bisa tercipta gotong-royong antardaerah. Era kompetisi antar daerah sekarang sudah usang, sekarang eranya gotong royong sebagai manifestasi dari perwujudan Pancasila," ujar Anas di sela-sela pertemuan.

Menurut Anas, gotong royong ini penting untuk membangun daerah dan Indonesia. "Satu daerah dan daerah lain bisa saling belajar, berbagi dan bekerja untuk mewujudkan Tri Sakti yg dicita-citakan Bung Karno.

Dalam pertemuan dengan Megawati, hadir beberapa kepala daerah selain Anas. "Ada Bupati Ngawi, Wali Kota Batu, Bupati Trenggalek, Bupati Nganjuk, Wali Kota Probolinggo, Wakil Wali Kota Pasuruan dan banyak lagi, kami semua saling belajar," papar Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas juga memuji kiprah Wali Kota Risma yang berhasil memimpin Surabaya. Anas mengaku terinspirasi dari Risma.

"Bu Risma adalah bagian dari inspirasi untuk mewujudkan gotong royong antardaerah tersebut, karena kami semua, bukan hanya di Jatim, bukan hanya di Indonesia, tapi bahkan publik dunia sudah mengakui kehebatan beliau. Kami harus mengambil inspirasi dari beliau," kata Anas yang mengaku disuguhi bebek goreng dengan sayur kemangi segar oleh Risma.

Anas akan membalas mengirim bibit durian merah khas Banyuwangi ke Wali Kota Risma dengan harapan bisa ditanam di taman yang ada di Surabaya.

"Ini sebagai tanda kesiapan bergotong royong membangun daerah bersama, sekaligus bisa jadi obat kangen warga Banyuwangi yang ada di Surabaya," pungkasnya.[beritajatim]

Tags

 
x