Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 21:14 WIB
 

Manggala Agni Kendalikan Karhutla di Banyak Titik

Oleh : - | Senin, 11 September 2017 | 16:39 WIB
Manggala Agni Kendalikan Karhutla di Banyak Titik
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kebakaran seluas sekitar 2 hektare di Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil ditanggulangi Manggala Agni Daops Banyuasin, Sabtu (9/9/2017).

Brigade Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Manggala Agni juga melakukan groundcheck hotspot di Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Ditemukan sekitar 65 Ha lahan terbakar, dan segera dilakukan upaya pemadaman.

Di Kalimantan Tengah, Manggala Agni berhasil melakukan pemadaman karhutla di tiga lokasi yaitu: Desa Taruna Jaya (Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau) dengan luas yang terbakar 1 Ha; Kelurahan Palangka (Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya) dengan luas terbakar 5 Ha; Desa Sebuai Timur (Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat) dengan luas lahan yang terbakar 30 Ha.

Upaya pemadaman di Kalimantan Selatan dilakukan oleh Manggala Agni di lima lokasi, meliputi Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Laut, dan Kota Banjarbaru. Luas areal yang terbakar bervariasi antara 2,5 30 Ha.

Sementara, di Sulawesi Tenggara, Manggala Agni Daops Tinanggea melaksanakan pemadaman di Blok Hutan Laea Bawah (Kec. Lantari Jaya, Kab. Bombana) dengan luas areal terbakar 29 ha.

Raffles B. Panjaitan, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), KLHK, mengungkapkan, jika mencermati prediksi Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK) dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Indonesia masih harus diwaspadai.

"Manggala Agni dan para pihak terkait di seluruh wilayah Indonesia harus selalu siap siaga melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Pemantauan deteksi dini dan patroli terpadu pencegahan karhutla terus dilakukan setiap hari. Koordinasi lintas instansi dan stakeholder lainnya juga terus ditingkatkan agar upaya-upaya penanggulangan dapat dilakukan secara optimal," ungkap Raffles Panjaitan. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x